JAKARTA, iNFONews.ID – Kurang dari setahun setelah tuntasnya proses merger pada April 2025, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) membuktikan bahwa konsolidasi bisnisnya tidak sekadar mengejar skala pasar, tetapi juga kualitas keberlanjutan.
Raksasa telekomunikasi ini baru saja mengantongi Entity Rating “2” dengan skor 67 dari lembaga pemeringkat global, Sustainable Fitch.
Baca juga: Resmi! Smartfren 5G Surabaya Hadirkan Koneksi Tanpa Hambat di Kota Pahlawan
Capaian ini menempatkan XLSMART sebagai pemain yang serius mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam jantung operasionalnya.
Pengakuan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi investor yang mencari aset dengan risiko lingkungan dan tata kelola yang terukur.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa peringkat ini merupakan validasi independen atas transformasi perusahaan.
"Rating ini bukan sekadar angka, tapi bukti bahwa ESG adalah fondasi utama kami pasca merger untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Baca juga: AI Bootcamp XLSMART dan PWNU Jatim Cetak Kreator Digital Muda NU
Sustainable Fitch memberikan nilai tinggi karena menilai aktivitas bisnis XLSMART berdampak langsung pada penguatan sosial dan lingkungan.
Perusahaan dinilai sukses mengoperasikan jaringan telekomunikasi yang hemat energi serta memperluas konektivitas digital hingga ke wilayah pelosok yang sebelumnya tak terjamah.
Atas kontribusi tersebut, XLSMART kini menyandang status sebagai social pure player. Artinya, misi sosial bukan lagi sekadar program sampingan (CSR), melainkan bagian inti dari model bisnis perusahaan.
Baca juga: Smartfren 5G Resmi Mengudara di Bali, Dukung Transformasi Digital Sektor Pariwisata dan UMKM
Dari sisi lingkungan, XLSMART dipuji karena keterbukaan datanya. Perusahaan telah membedah emisi dari Scope 1 hingga Scope 3, mencakup penggunaan energi, air, hingga pengelolaan limbah secara mendetail.
Komitmen "hijau" ini sudah dipraktikkan dalam skala besar. Merza mencontohkan penerapan konsep Zero Waste Landfill pada gelaran AXIS Nation Cup 2025, di mana 4.200 kilogram sampah berhasil dikelola tanpa membebani tempat pemrosesan akhir (TPA). Konsistensi ini berlanjut pada gelaran Ultraverse Festival yang baru saja usai Januari lalu.
"Ke depan, implementasi ESG akan terus kami perkuat secara terukur. Ini adalah bagian dari strategi pertumbuhan yang tidak hanya mengejar profit, tapi juga menjaga daya dukung lingkungan," tutup Merza.
Editor : Alim Kusuma