GRESIK, INFONEWS.ID - Sebanyak 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik mendapatkan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pengembangan usaha. Tak hanya itu, mereka juga memperoleh akses Canva Pro gratis selama satu tahun.
Program bertajuk Workshop AI for UMKM with Canva tersebut digelar di Gedung Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (22/6/2026). Kegiatan berlangsung melalui kolaborasi antara Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Canva Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Gresik, dan Universitas Gresik.
Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan pemerintah ingin memastikan pelaku usaha di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi digital.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar terhadap penguatan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. Karena itu, berbagai program digitalisasi terus diperluas melalui kerja sama lintas sektor.
"Pelaku usaha di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi dan bersaing di pasar. Yang kami harapkan bukan sekadar pelatihan, tetapi dampaknya terhadap perkembangan usaha mereka," ujar Tiar dalam sambutan yang disampaikan melalui video.
Ia menilai masih banyak UMKM yang menghadapi keterbatasan akses terhadap teknologi digital berkualitas.
Padahal berbagai platform digital saat ini dapat membantu meningkatkan produktivitas, kualitas promosi, hingga memperluas jangkauan pasar.
Melalui kerja sama dengan Canva Indonesia dan dukungan Komdigi, peserta memperoleh akses Canva Pro tanpa biaya selama setahun.
Fasilitas tersebut memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan fitur desain digital dan AI yang sebelumnya sulit dijangkau karena biaya berlangganan.
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan dan fasilitas yang diberikan untuk memperkuat strategi pemasaran sehingga berdampak pada peningkatan omzet usaha.
Mayoritas peserta berasal dari sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Sebagian merupakan UMKM pemula, sementara lainnya sedang dalam tahap pengembangan usaha.
Selama pelatihan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari, peserta mengikuti empat sesi materi yang membahas pemanfaatan AI dan Canva untuk kebutuhan branding, pemasaran digital, pembuatan konten promosi, hingga pengembangan bisnis.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menyebut kemampuan digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari oleh pelaku usaha saat ini.
Penguasaan teknologi dinilai penting agar UMKM mampu mengikuti perkembangan ekonomi digital yang tumbuh semakin cepat.
Dukungan juga datang dari Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Ramadhan Kautsar. Ia menilai potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar dan perlu dapat dinikmati oleh pelaku UMKM hingga tingkat daerah.
Melalui program tersebut, pemerintah bersama sejumlah mitra berupaya memperluas akses teknologi digital bagi UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar di tengah perubahan pola bisnis yang semakin mengandalkan teknologi.
Editor : Alim Kusuma