<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>iNFONews - Lugas Tanpa Batas</title>
                <atom:link href="https://infonews.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://infonews.id/</link>
                <description>iNFONews merupakan media online yang menyajikan berita sekaligus memberikan edukasi kepada para pembaca</description>
                <lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 09:48:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://infonews.id/</generator>
                <image>
                    <url>https://static.infonews.id/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>iNFONews - Lugas Tanpa Batas</title>
                    <link>https://infonews.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[PLN Nusantara Power Operasikan Teknologi Carbon Capture Mikro Alga PLTGU Muara Karang]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9444-pln-nusantara-power-operasikan-teknologi-carbon-capture-mikro-alga-pltgu-muara-karang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9444-pln-nusantara-power-operasikan-teknologi-carbon-capture-mikro-alga-pltgu-muara-karang</guid>
                    <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PLN NP mempertegas komitmen mengakselerasi transisi energi dan dekarbonisasi melalui inovasi teknologi terbaru, di PLTGU Muara Karang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, iNFONews.ID</strong> &ndash; PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mempertegas komitmennya dalam mengakselerasi transisi energi dan dekarbonisasi melalui inovasi teknologi terbaru. Berlokasi di PLTGU Muara Karang, PLN NP resmi memperkenalkan proyek Carbon Capture menggunakan teknologi FBR (Fotobioreaktor) Mikro Alga dan telah beroperasi sejak akhir Maret 2026. Inovasi Reaktor Carbon Capture dengan Teknologi FBR Micro Alga ini menjadi yang pertama beroperasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia.</p>
<p>Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero) Hartanto Wibowo menyampaikan sekilas tentang inovasi Carbon Capture ini.</p>
<p>"Emisi yang dihasilkan harus ditangkap melalui model Carbon Capture Utilization dan Storage. Melalui terobosan PLN Nusantara Power yang mengujicobakan penangkapan karbon dari alga dan jika sukses akan membuka peluang besar bagi Indonesia dalam menurunkan emisi karbon. PLTGU Muara Karang juga inisiator pertama di Indonesia dalam menghasilkan green hydrogen," terang Hartanto.</p>
<p>Teknologi ini menggunakan unit fotobioreaktor berkapasitas 3.000 liter. Berdasarkan riset awal, proses di dalam reaktor memiliki tingkat efisiensi mencapai 70-90%, dengan rata-rata efisiensi penangkapan CO2 secara keseluruhan berada di angka 75%.</p>
<p>Sripeni Inten Cahyani, anggota Dewan Energi Nasional turut mengapresiasi lahirnya inovasi ini.</p>
<p>"UP Muara Karang menjadi <em>center of leading innovation energy</em> karena telah melahirkan _green hydrogen_ serta CCS berbasis alga. Konsep yang diusung PLN NP dalam Carbon Capture and Storage (CCS) ini adalah Green CCS yang artinya memanfaatkan sesuatu yang sudah ada" terang Sripeni.</p>
<p>Menariknya, hasil dari penangkapan karbon ini tidak menjadi limbah. Biomassa alga yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi karena dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Hal ini menciptakan ekosistem circular economy di mana pengurangan emisi berjalan selaras dengan manfaat ekonomi lingkungan.</p>
<p>Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menekankan bahwa keberhasilan di PLTGU Muara Karang menjadi fondasi penting bagi pengembangan teknologi dekarbonisasi di masa depan. PLN NP berencana untuk mereplikasi inovasi ini di unit-unit pembangkit lainnya guna memperluas dampak positif bagi lingkungan.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung komitmen nasional menuju Net Zero Emission melalui teknologi yang aplikatif dan memberikan nilai tambah.</p>
<p>&ldquo;PLTGU Blok 3 Muara Karang menghasilkan emisi CO2 sebesar 4-6% dari total flue gas. Melalui teknologi fotobioreaktor ini, kami mendapatkan hasil yang menggembirakan, dimana laju penangkapan emisi CO2 berkisar 70 hingga 90% dari gas buang. Setiap bulan kita juga mendapatkan side product Biomassa Alga padatan dan cair yang bisa diolah menjadi sumber pakan perikanan maupun pupuk alami,&rdquo; ujar Ruly dalam sambutannya di acara Site Visit di Jakarta, Jumat (17/4/2026).</p>
<p>Melalui kegiatan site visit yang dihadiri oleh jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) dan manajemen PT PLN (Persero) ini, PLN NP berharap dapat memperoleh masukan konstruktif untuk penyempurnaan aspek teknis maupun komersial, termasuk potensi penguatan offtaker biomassa serta pemanfaatan karbon kredit.</p>
<p>Langkah ini diharapkan mampu mentransformasi PLN Nusantara Power menjadi perusahaan energi yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing global demi masa depan energi Indonesia.</p>
<p>&ldquo;Pembangkit listrik kini tidak hanya sekadar penyedia energi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi lingkungan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk menginisiasi teknologi rendah karbon yang berkelanjutan,&rdquo; tambah Ruly.</p>
<p>PLTGU Muara Karang memiliki total kapasitas terpasang saat ini sebesar 2.105 MW. PLTGU Muara Karang juga menopang kebutuhan listrik di area VVIP terutama Istana Presiden, Gedung DPR, MPR, Kementerian, serta bandara internasional dan MRT. (*)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/1001816365.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PLN NP resmi memperkenalkan proyek Carbon Capture menggunakan teknologi FBR (IN/PHOTO: PLN NP)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Tudji Martudji]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekbis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Hanaka Social Space, Pilihan Tempat Nugas Surabaya yang Ramah Kantong]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9443-hanaka-social-space-pilihan-tempat-nugas-surabaya-yang-ramah-kantong</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9443-hanaka-social-space-pilihan-tempat-nugas-surabaya-yang-ramah-kantong</guid>
                    <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 14:41:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hanaka Social Space hadir sebagai jawaban tempat nongkrong di Surabaya yang memadukan produktivitas nugas dan hiburan malam dengan harga terjangkau.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, iNFONews.ID</strong> - Warga Surabaya belakangan punya kegemaran baru dalam berburu tempat nongkrong di Surabaya. Di tengah menjamurnya kafe estetik yang sekadar menjual visual, muncul satu nama yang mulai menjadi buah bibir: Hanaka Social Space.&nbsp;</p>
<p>Berlokasi di Jl. Flores No.18, Ngagel, ruang kreatif ini menawarkan paket lengkap yang sulit ditolak warga kota pahlawan.</p>
<p>Beroperasi hampir sepanjang hari, mulai pukul 09.00 hingga 03.00 WIB, Hanaka sanggup menangkap denyut nadi pengunjung yang silih berganti.&nbsp;</p>
<p>Pagi hari, deretan laptop mendominasi meja sebagai tempat nugas di Surabaya yang tenang. Memasuki petang, suasana bertransisi menjadi ruang komunal yang cair untuk melepas penat.</p>
<p>"Makanan pasti dicari, tapi daya pikat sesungguhnya adalah pengalaman selama berada di sini. Itu yang membuat pengunjung memutuskan datang kembali," ungkap Prasetyo Hadi Susanto, pemilik Hanaka Social Space, Kamis (16/4/2026).</p>
<p><img src="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/bang-yok-infonews.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Pria yang akrab disapa Bang Yok ini bukan pemain baru. Berbekal pengalaman bisnis selama dua dekade, alumnus Magister Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti tersebut merancang Hanaka dengan pembagian zona yang cerdas.&nbsp;</p>
<p>Area depan sengaja dibalut cahaya hangat untuk relaksasi, sementara area belakang dibuat lebih terang demi mendukung fokus kerja.</p>
<p>Fleksibilitas menjadi kunci. Pengunjung bisa memilih area indoor, outdoor, hingga ruang VVIP untuk pertemuan privat.&nbsp;</p>
<p>Fasilitas Wi-Fi stabil dan meja luas menjadikan tempat ini primadona bagi pekerja remote. Namun, jangan salah sangka, Hanaka tidak lantas menjadi kaku seperti ruang kantor.</p>
<p>Saat matahari terbenam, alunan live music hingga penampilan DJ mulai mengambil alih suasana. Transisi ini membuat Hanaka tetap relevan sebagai destinasi hiburan malam tanpa menghilangkan kenyamanan bagi mereka yang masih ingin berbincang santai.</p>
<p>Menariknya, meskipun menyandang predikat hidden gem dengan fasilitas mumpuni, harga yang dipatok tergolong sangat kompetitif.</p>
<p><img src="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/menu-infonews.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>Di kategori cafe murah Surabaya, Hanaka membanderol minuman dan makanannya pada rentang Rp14 ribu hingga Rp28 ribu saja.&nbsp;</p>
<p>Menu seperti blue cheese latte atau cendol coffee menjadi pendamping unik bagi mereka yang bosan dengan varian kopi standar.</p>
<p>Lebih dari sekadar urusan perut, Bang Yok menyuntikkan nyawa komunitas ke dalam bisnisnya. Hanaka rutin menjadi wadah diskusi hingga nonton bareng melalui movie freak community.</p>
<p>"Kami menyediakan ruang bagi orang untuk berbagi cerita. Kami ingin pengunjung datang dengan pikiran penuh, lalu pulang dengan perasaan utuh," tambah pengusaha yang menyematkan nama anak kembarnya, Hana dan Haka, pada jenama kafe tersebut.</p>
<p>Di tengah gempuran tren kafe sesaat, Hanaka Social Space memilih jalur konsistensi. Ia tak sekadar menawarkan kursi untuk duduk, melainkan sebuah ekosistem sosial yang inklusif bagi siapa saja yang mencari keseimbangan antara produktivitas dan hiburan di jantung Kota Surabaya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/hanaka-social-space-infonews.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Hanaka Social Space hadir sebagai jawaban tempat nongkrong di Surabaya yang memadukan produktivitas nugas dan hiburan malam dengan harga terjangkau. INPhoto/Alim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Lifestyle]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[HPN 2026 Jatim, PWI Beri Penghargaan Tokoh Inspiratif dan Karya Berdampak]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9442-hpn-2026-jatim-pwi-beri-penghargaan-tokoh-inspiratif-dan-karya-berdampak</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9442-hpn-2026-jatim-pwi-beri-penghargaan-tokoh-inspiratif-dan-karya-berdampak</guid>
                    <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 09:34:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Edi Priyanto menerima PWI Jatim Award 2026 sebagai Tokoh Pegiat Lingkungan, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensinya menggerakkan kesadaran]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA,iNFONews.ID </strong>&ndash; Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur pada 16 April 2026 di Dyandra Convention Center menjadi momentum apresiasi bagi tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai bidang.</p>
<p>Dalam ajang tersebut, Edi Priyanto menerima PWI Jatim Award 2026 sebagai Tokoh Pegiat Lingkungan, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensinya dalam menggerakkan kesadaran lingkungan berbasis masyarakat.</p>
<p>Acara yang bertepatan dengan HUT ke-80 PWI Jatim ini turut dihadiri Emil Elestianto Dardak, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, Ketua Umum PWI Akhmad Munir, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Timur.</p>
<p>PWI Jawa Timur menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi nyata dalam berbagai bidang, sekaligus upaya mendorong profesionalisme insan pers dan mengapresiasi mitra strategis dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam kesempatan tersebut menyoroti tantangan insan pers di era digital. Ia menekankan tiga hal penting, yakni menjaga kualitas dan akurasi berita, meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi melalui penguatan SDM, serta berpegang teguh pada kode etik untuk menjaga marwah pers.</p>
<p>Senada, Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa peran pers tetap krusial sebagai penyedia informasi kredibel di tengah derasnya arus informasi di media sosial.</p>
<p><img src="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/1001812514.jpg" alt="" width="100%" height="auto" /></p>
<p>&ldquo;Kepercayaan publik terhadap karya jurnalistik tetap tinggi karena adanya proses akurasi dan verifikasi. Tanpa pers, sulit membayangkan informasi kredibel tersampaikan ke masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Di tengah rangkaian penghargaan kepada berbagai tokoh nasional dan daerah mulai dari bidang politik, pelayanan publik, hingga transformasi digital penghargaan kepada pegiat lingkungan menjadi salah satu sorotan penting.</p>
<p>Edi Priyanto dinilai tidak hanya menghadirkan gagasan, tetapi juga mampu mewujudkan perubahan nyata melalui pengembangan Kampung Edukasi Sampah sebagai pusat pembelajaran lingkungan berbasis masyarakat. Pendekatan edukatif dan partisipatif yang dibangun menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat, pelajar, hingga berbagai institusi.</p>
<p>Setiap tahunnya, ribuan masyarakat mendapatkan edukasi langsung terkait pemilahan sampah, pengolahan limbah, ekonomi sirkular, hingga gaya hidup berkelanjutan. Gerakan ini menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkup terkecil rumah tangga dan komunitas.</p>
<p>Selain itu, kontribusi juga diperkuat melalui karya literasi, di antaranya buku &ldquo;Lokal Hero, RT dan RW Sebagai Penggerak Perubahan Masyarakat" serta &ldquo;Transformasi Permukiman, Kelola Lingkungan Berkelanjutan&rdquo;, yang menjadi referensi praktik pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.</p>
<p>Setiap tahunnya, lebih dari 3.000 masyarakat mendapatkan edukasi langsung terkait pemilahan sampah, pengolahan limbah, ekonomi sirkular, hingga gaya hidup berkelanjutan.&nbsp;</p>
<p>Menanggapi penghargaan tersebut, Edi Priyanto menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi.</p>
<p>&ldquo;Penghargaan ini milik bersama. Apa yang kami lakukan adalah gerakan kolektif, dari warga untuk warga. Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa edukasi menjadi kunci keberlanjutan perubahan.</p>
<p>&ldquo;Ketika masyarakat paham, mereka akan bergerak. Dan ketika sudah menjadi kebiasaan, perubahan itu akan bertahan,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Selain penghargaan kepada tokoh, PWI Jawa Timur juga memberikan Piala Prapanca kepada insan pers untuk kategori karya jurnalistik tulis dan foto, sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya jurnalistik.</p>
<p>Momentum HPN 2026 ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga penegasan bahwa kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong perubahan yang berdampak luas, termasuk dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan.</p>
<p><strong>Daftar penerima penghargaan HPN 2026 PWI Jawa Timur</strong></p>
<p>1. Tokoh Nasional Inspiratif Bidang Politik (Agus Harimurti Yudhoyono)</p>
<p>2. Tokoh Transformasi Tata Kelola Ibadah Haji (KH. Irfan Yusuf)</p>
<p>3. Tokoh Nasional Bidang politik Anggaran & Kebijakan Publik (M.H. Said Abdullah)</p>
<p>4. Perempuan Inspiratif, (Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.H., M.E.I.)</p>
<p>5. Tokoh Penguatan Integritas Kelembagaan Legislatif (Pimpinan DPRD Jatim diwakili oleh Deni Wicaksono, S.Sos.)</p>
<p>6. Kepemimpinan Inovatif Daerah (Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T)</p>
<p>7. Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik (H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc)</p>
<p>8. Tokoh Penguatan Integritas Peradilan : Sujatmiko, S.H., M.H (Ketua Pengadilan Tinggi Jatim)</p>
<p>9. Tokoh Keterbukaan Informasi Publik : Kadiyono (Kakanwil Ditjenpas Jatim)</p>
<p>10. Perduli Wakaf Untuk Rumah Ibadah (Dr. Asep Heri,S.H., M.H., QRMP.,QRGP - Kakanwil BPN Jatim)</p>
<p>11. Tokoh Penguatan Fiskal Daerah : Dr. Bobby Soemiarsono, S.H., M.Si (Kepala BAPENDA Jatim )</p>
<p>12. Tokoh Penguatan Tata Kelola Lingkungan Hidup :. Dr Nurkholis, S.Sos.,M.Si., M.KL., CIPA., CIHCM (Kepala Dinas Lingkiungan Hidup)</p>
<p>13 Tokoh Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Daerah : Ir. Muhammad Yasin , M.Si (Plt Kepala BAPPEDA Jatim)</p>
<p>14. Tokoh Penggerak Good Governance Daerah : Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si (Sekda Kabupatgen Malang)</p>
<p>15. Tokoh Transformasi Perbankan Daerah (Winardi Legowo)</p>
<p>16. Tokoh Inovasi Sistem Layanan Karantina Terpadu (Mirza Musttaqien, S.H)</p>
<p>17. Tokoh Penggerak Layanan Energi Daerah (Hedi Hedianto)</p>
<p>18. Rastra Sewakotama Bidang Layanan Kamtibmas (AKPB Abaridi Jumhur, A.Md., S.H)</p>
<p>19. Tokoh Transformasi Layanan Digital (Priyo Sudibyo)</p>
<p>20 Tokoh Rastra Sewakotama Bidang Penegakan Hukum (AKP Fauzi)</p>
<p>21 Tokoh Pers Nasional (Atmaji Sapto Anggoro)</p>
<p>22 Tokoh Inspiratif Pro Demokrasi (Dandhy Dwi Laksono)</p>
<p>23. Tokoh Nasional Prestasi Olahraga (Martina A.P)</p>
<p>24. Tokoh Pegiat Lingkungan (Edi Priyanto)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pemenang Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Piala Prapanca :</strong></p>
<p>1. Faishol Taselan (Piala Prapanca Kategori Jurnalisme Tulis)</p>
<p>2. Trisnadi (Piala Prapanca Kategori Jurnalisme Foto)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/1001812513.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketua Umum PWI Akhmad Munir menyerahkan penghargaan Tokoh Pegiat Lingkungan kepada Edi Priyanto di peringatan Hari Pers Nasional 2026 tingkat Jawa Timur di Surabaya (IN/PHOTO: IST)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Tudji Martudji]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Menuju Muktamar 35, Jawa Timur Usul Aswaja Center Jadi Badan Khusus]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9441-menuju-muktamar-35-jawa-timur-usul-aswaja-center-jadi-badan-khusus</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9441-menuju-muktamar-35-jawa-timur-usul-aswaja-center-jadi-badan-khusus</guid>
                    <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 16:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PWNU Jawa Timur resmi mengusulkan pelembagaan Aswaja Center menjadi badan khusus dalam struktur NU guna menghadapi tantangan ideologi di era digital.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, iNFONews.ID</strong> - Gerakan memperkuat benteng ideologi di internal Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mengusulkan agar "Aswaja Center" naik status menjadi lembaga atau badan khusus dalam struktur organisasi resmi.</p>
<p>Langkah ini diputuskan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Tuban, 11-12 April 2026, yang dihadiri tokoh kunci seperti Rais Syuriah PBNU Prof. Mohammad Nuh dan Rais Aam PBNU KH Miftakhul Achyar.&nbsp;</p>
<p>Usulan tersebut diproyeksikan menjadi agenda krusial dalam forum Konperensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) pada akhir April mendatang, sebagai rangkaian menuju Muktamar Ke-35 NU pada Agustus 2026.</p>
<p>Delegasi Aswaja Center, MZ Muhaimin, mengungkapkan bahwa urgensi legalitas ini merupakan hasil kajian mendalam yang disepakati dalam sidang pleno.&nbsp;</p>
<p>"Status Aswaja Center butuh penguatan legal formal agar memiliki payung hukum jelas di internal organisasi," ujar Muhaimin di Surabaya, Senin (13/4/2026).</p>
<p>Urgensi pelembagaan ini bukan sekadar urusan birokrasi. Wakil Sekretaris PWNU Jatim, Dr. KH Wafiul Ahdi, menyebut langkah tersebut sebagai respons atas ancaman perang ideologi yang makin nyata di ruang digital.&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data lapangan, masih banyak kalangan muda atau Gen-Z di lingkungan NU yang belum memahami napas Aswaja An-Nahdliyah secara komprehensif.</p>
<p>"Kondisi ini mengkhawatirkan. Tanpa advokasi paham, literasi, dan penerbitan buku yang terstruktur melalui lembaga resmi, fondasi ideologi generasi mendatang bisa rapuh," tegas Kiai Wafiul Ahdi.</p>
<p>Secara keilmuan, Aswaja Center berfungsi menjaga kemurnian sanad NU yang merujuk pada hujjah Asy&rsquo;ariyah dan Maturidiyah dalam akidah, empat mazhab besar dalam fiqih, serta ajaran Imam Al-Ghazali dan Junaidi Al-Baghdadi di bidang tasawuf.</p>
<p>Jawa Timur sejauh ini menjadi barometer gerakan ideologi ini. Sejak berdiri pada 2011, Aswaja NU Center Jatim telah menunjukkan eksistensi yang kuat hingga ke tingkat kecamatan (MWCNU).&nbsp; Keberhasilan tersebut mulai menjalar ke wilayah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat yang mulai menginisiasi gerakan serupa.</p>
<p>Dalam sidang komisi yang dipimpin KH Firjaun Barlaman, delegasi bahkan memutar kembali dokumentasi Muktamar ke-34 di Lampung.&nbsp;</p>
<p>Rekaman tersebut menunjukkan bahwa aspirasi pelembagaan ini sebenarnya sudah diterima secara prinsip, namun memerlukan tindak lanjut konkret untuk masuk dalam AD/ART atau Peraturan Perkumpulan (Perkum) PBNU.</p>
<p>Selain penguatan ideologi, Muskerwil PWNU Jatim juga membawa mandat pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan pertanian, perluasan layanan kesehatan berbasis jemaah, serta pemantapan sistem kepemimpinan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/muskerwil.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Tuban, 11-12 April 2026. INPhoto/FJN]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sengketa NasDem vs Tempo: Deni Prasetya Sebut Pers Kebablasan]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9440-sengketa-nasdem-vs-tempo-deni-prasetya-sebut-pers-kebablasan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9440-sengketa-nasdem-vs-tempo-deni-prasetya-sebut-pers-kebablasan</guid>
                    <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 16:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kader NasDem Jawa Timur Deni Prasetya protes keras sampul majalah Tempo yang menyamakan partai dengan perusahaan. Simak pembelaan untuk Surya Paloh.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, iNFONews.ID</strong> - Kader Partai NasDem di berbagai daerah meradang setelah Majalah Tempo merilis laporan utama berjudul &ldquo;PT Nasdem Indonesia Raya Tbk&rdquo;. Sampul yang menampilkan wajah Surya Paloh tersebut memicu amarah karena dianggap menyamakan institusi politik dengan entitas bisnis atau perusahaan.</p>
<p>Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya, menilai visualisasi tersebut sebagai serangan terhadap martabat partai.&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, diksi yang digunakan media tersebut sudah melampaui batas kewajaran kritik jurnalistik dan cenderung tendensius.</p>
<p>"Pemberitaan itu menyakiti kami. NasDem dicitrakan seolah-olah perusahaan, padahal kami organisasi politik yang berjuang untuk rakyat," ujar Deni saat memberikan keterangan di Surabaya.</p>
<p>Bagi para kader, sosok Surya Paloh bukan sekadar pucuk pimpinan, melainkan representasi kedaulatan partai yang bersifat sakral.&nbsp;</p>
<p>Pelecehan terhadap figur pendiri dalam bentuk ilustrasi sampul dianggap sebagai penghinaan kolektif bagi seluruh simpatisan di akar rumput.</p>
<p>Deni menyatakan bahwa membela kehormatan ketua umum merupakan kewajiban setiap kader. Ia menyayangkan sikap media yang menampilkan sosok Surya Paloh secara tidak patut, yang ia sebut sebagai upaya menjatuhkan kehormatan organisasi.</p>
<p>Selain urusan visual, substansi laporan tersebut juga menjadi sasaran kritik. Pihak NasDem menuding isi berita terlalu mencampuri urusan domestik partai tanpa sandaran data konkret.&nbsp;</p>
<p>Deni melihat laporan tersebut lebih banyak memuat opini dan rumor ketimbang fakta jurnalistik yang objektif.</p>
<p>"Redaksi masuk terlalu jauh ke wilayah internal berdasarkan isu. Jelas tidak profesional karena dipenuhi opini," tegas pria yang juga menjabat Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim tersebut.</p>
<p>Padahal, selama ini kader di daerah mengaku sangat terbuka dan kooperatif terhadap awak media. Ia berharap pers tetap menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi dengan menjaga rasa saling menghargai, bukan justru membangun narasi yang merusak citra institusi.</p>
<p>Menanggapi gejolak yang muncul, Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra telah melayangkan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul.&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, pihak redaksi tetap meyakini bahwa seluruh proses produksi laporan tersebut telah memenuhi standar kode etik jurnalistik.</p>
<p>Sebagai solusi atas sengketa informasi tersebut, Tempo menawarkan ruang klarifikasi bagi pihak yang merasa dirugikan.</p>
<p>Redaksi juga mendorong penggunaan mekanisme formal melalui Dewan Pers jika NasDem ingin menempuh jalur hukum atau sengketa pers guna menyelesaikan perselisihan tersebut secara konstitusional.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/deni-prasetya.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya. INPhoto/Nasdem]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gus Lilur Desak Solusi Rokok Ilegal Lewat TRITURA Tembakau]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9439-gus-lilur-desak-solusi-rokok-ilegal-lewat-tritura-tembakau</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9439-gus-lilur-desak-solusi-rokok-ilegal-lewat-tritura-tembakau</guid>
                    <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:02:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Gus Lilur suarakan TRITURA petani Madura: dorong legalisasi rokok, cukai rakyat, dan KEK untuk selamatkan industri tembakau]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, iNFONews.ID</strong> - TRITURA Petani Tembakau Madura mencuat di tengah kebuntuan penanganan rokok ilegal. Petani dan pelaku usaha kecil meminta pemerintah segera mengubah pendekatan, dari sekadar penindakan menuju kebijakan yang membuka ruang hidup bagi industri rakyat.</p>
<p>Desakan itu disampaikan HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, pengusaha rokok sekaligus pemilik BARONG Grup. Ia menyebut praktik rokok ilegal tak akan hilang bila akar persoalan akses legal yang mahal dan rumit tidak dibenahi.</p>
<p>&ldquo;Kalau hanya penindakan, masalah tidak akan selesai. Harus ada kebijakan yang membuka jalan bagi pelaku usaha rakyat dan petani tembakau,&rdquo; kata Gus Lilur, Kamis (16/4).</p>
<p>Tuntutan pertama menyasar transformasi pelaku usaha ilegal menjadi legal. Gus Lilur mendorong pemerintah menghadirkan skema transisi yang realistis. Banyak produsen kecil, kata dia, terjebak di jalur ilegal karena tak mampu menembus biaya dan prosedur perizinan.</p>
<p>&ldquo;Ini bukan sekadar penindakan, tapi perubahan. Pengusaha rokok ilegal harus berani masuk jalur legal, dan negara wajib membuka aksesnya,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Langkah kedua menyangkut percepatan kebijakan cukai rokok rakyat. Janji pemerintah dinilai belum berwujud, padahal tekanan di lapangan semakin kuat. Tanpa skema cukai yang lebih adaptif, pelaku usaha kecil sulit bersaing dan tetap berada di pinggir sistem.</p>
<p>&ldquo;Kita sudah mendengar komitmen Menteri Keuangan soal cukai rokok rakyat. Sekarang harus diwujudkan, jangan berlarut-larut,&rdquo; kata dia.</p>
<p>Ia bahkan meminta aturan tersebut terbit dalam waktu dekat. Menurutnya, kehadiran cukai khusus dapat menjadi pintu masuk legalisasi sekaligus menekan peredaran rokok ilegal.</p>
<p>&ldquo;Kalau kebijakan itu tidak segera hadir, persoalan akan terus berulang. Tapi jika cukai rokok rakyat diterapkan, itu bisa jadi solusi nyata,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Tuntutan ketiga mengarah pada penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. Skema tersebut diharapkan menyatukan rantai produksi, dari petani hingga industri dan pasar dalam satu ekosistem.</p>
<p>&ldquo;KEK Tembakau Madura bisa menjadi solusi jangka panjang. Petani, industri, dan pasar terhubung dalam satu sistem yang kuat,&rdquo; kata Gus Lilur.</p>
<p>Ia menilai kawasan khusus akan mendorong Madura menjadi pusat industri tembakau dengan daya saing lebih luas, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah.</p>
<p>Bagi petani, arah kebijakan menentukan nasib panen dan harga jual. Tanpa perubahan, mereka tetap berada di posisi paling rentan dalam rantai industri. TRITURA yang diajukan diharapkan menjadi pintu masuk perbaikan menyeluruh bukan hanya penertiban, tetapi juga pembangunan ekosistem yang adil.</p>
<p>&ldquo;Kalau ingin industri sehat, harus dimulai dari kebijakan yang adil. Petani sejahtera, pelaku usaha hidup, dan negara tetap mendapat manfaat,&rdquo; ujar Gus Lilur.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/gus-lilur1.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, pengusaha rokok sekaligus pemilik BARONG Grup.  INPhoto/Pool]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekbis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gembleng Disiplin di Akmil, Ketua DPRD Jatim Siap Perkuat Kinerja Legislasi]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9438-gembleng-disiplin-di-akmil-ketua-dprd-jatim-siap-perkuat-kinerja-legislasi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9438-gembleng-disiplin-di-akmil-ketua-dprd-jatim-siap-perkuat-kinerja-legislasi</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf ikuti retret Lemhannas di Akmil Magelang untuk perkuat kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan soliditas legislatif nasional.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG, iNFONews.ID -</strong> Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi saksi transformasi para pimpinan legislatif daerah. Sejak Rabu (15/04/2026), Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf mulai menjalani penggemblengan mental dan wawasan kebangsaan guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan di tingkat provinsi.</p>
<p>Selama lima hari ke depan hingga 19 April 2026, kawah candradimuka para prajurit tersebut beralih fungsi menjadi pusat penggodokan bagi para Ketua DPRD dari seluruh penjuru Indonesia.&nbsp;</p>
<p>Agenda garapan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah ini bertujuan menyelaraskan pandangan politik dalam bingkai kedaulatan negara.</p>
<p>Penampilan Musyafak Rouf cukup menyita perhatian. Politisi PKB yang akrab disapa Cak Syafak tersebut tampil berbeda dengan atribut militer lengkap, mulai dari seragam loreng hingga sepatu bot.&nbsp;</p>
<p>Penggunaan seragam tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan upaya meleburkan ego sektoral demi membangun rasa senasib sepenanggungan.</p>
<p>"Pimpinan daerah perlu frekuensi serupa dalam menjaga kedaulatan melalui kebijakan daerah. Momentum di Akmil ini sangat tepat untuk menyegarkan kembali semangat pengabdian kami kepada rakyat," ungkap Musyafak di sela kegiatan.</p>
<p>Ia berkomitmen menuntaskan seluruh materi fisik dan ideologis yang telah disiapkan penyelenggara. Baginya, ketahanan fisik dan kedisiplinan prajurit merupakan nilai yang harus diadaptasi ke dalam fungsi pemerintahan, terutama saat menghadapi tantangan dinamika politik yang kian cair.</p>
<p>Sekretaris DPRD Jawa Timur, M. Ali Kuncoro, yang mendampingi di lokasi, menyebutkan bahwa pelatihan ini dilakukan secara bergelombang. Langkah tersebut diambil agar penyampaian materi berlangsung lebih efektif dan mendalam bagi tiap pimpinan.</p>
<p>"Sesi pertama dikhususkan bagi para Ketua DPRD. Setelah ini rampung, para Wakil Ketua DPRD akan menyusul pada gelombang berikutnya," jelas Ali Kuncoro.</p>
<p>Output dari retret ini diharapkan tidak berhenti pada perubahan penampilan semata. Sinergi yang terbangun di Akmil Magelang ditargetkan mampu melahirkan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang lebih tajam serta berpihak pada keutuhan NKRI.&nbsp;</p>
<p>Melalui kedisiplinan ala militer, para pimpinan legislatif diharapkan pulang dengan semangat kerja yang lebih terukur dan solid.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/musyafak-rouf.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf ikuti retret Lemhannas di Akmil Magelang untuk perkuat kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan soliditas legislatif nasional. INPhoto/Tim Media]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Doktor ITS Ciptakan Model Ergo-Safety, Solusi Baru Tekan Kecelakaan Kerja]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9437-doktor-its-ciptakan-model-ergo-safety-solusi-baru-tekan-kecelakaan-kerja</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9437-doktor-its-ciptakan-model-ergo-safety-solusi-baru-tekan-kecelakaan-kerja</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:57:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Lulusan Doktor ITS Ryan Pramanda ciptakan model ergo-safety guna tekan angka kecelakaan konstruksi lewat pendekatan fisik dan mental pekerja.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, iNFONews.ID</strong> - Angka kecelakaan kerja pada proyek gedung tinggi di Indonesia masih berada di zona merah. Masalah kronis tersebut mendorong Dr. Ryan Pramanda Isni, ST., MT., lulusan program doktoral Departemen Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melahirkan inovasi model ergo-safety.&nbsp;</p>
<p>Temuan ini menggeser paradigma lama yang terpaku pada prosedur birokrasi, beralih ke perlindungan nyata terhadap kondisi fisik serta mental buruh bangunan guna memperkuat sistem K3 konstruksi.</p>
<p>Selama ini, standar keselamatan kerja di lapangan kerap terjebak pada aspek administratif semata. Ryan melihat ada celah besar yang luput dari pantauan: faktor manusia.&nbsp;</p>
<p>"Sistem keselamatan yang ada cenderung kaku pada sisi manajemen. Praktik K3 sering melupakan kondisi fisik dan mental pekerja, padahal manusia adalah penentu utama di lapangan," ungkap dosen Universitas Samudra, Aceh tersebut.</p>
<p>Guna menutup celah itu, Ryan memadukan dua paradigma canggih, yakni Human Interface System (HIS) dan Human Factor Analysis Classification System (HFACS).&nbsp;</p>
<p>Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mengidentifikasi pola kecelakaan melalui interaksi antara pekerja dengan lingkungan tugas mereka.</p>
<p>Riset ini tidak main-main. Ryan menggandeng 28 pakar konstruksi untuk membedah kondisi lapangan yang melibatkan 277 pekerja.</p>
<p>Gunungan data tersebut kemudian diolah menggunakan metode Bayesian Belief Network (BBN) lewat perangkat Rstudio. Hasilnya adalah sebuah peta risiko yang mampu memprediksi probabilitas kecelakaan secara akurat.</p>
<p>Temuan Ryan cukup mengejutkan bagi industri konstruksi konvensional. Kelelahan fisik dan tekanan psikologis muncul sebagai variabel paling berbahaya. Saat stamina pekerja merosot atau mental mereka tertekan, risiko kecelakaan meningkat drastis.</p>
<p>"Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan harus mulai menyusun strategi K3 yang lebih terencana. Faktor kelelahan pekerja tidak bisa lagi dianggap remeh jika ingin mengejar target nol kecelakaan," tegas pria asal Langsa ini.</p>
<p>Selain faktor internal manusia, Ryan mengkritik prosedur keselamatan yang berbelit. Menurutnya, regulasi yang terlalu rumit justru sering menjadi bumerang karena sulit diterapkan oleh pekerja di garis depan.&nbsp;</p>
<p>Ia berargumen bahwa efektivitas alat pelindung diri secanggih apa pun akan sia-sia jika sistem penggunaannya menyiksa atau membingungkan pemakainya.</p>
<p>Melalui model ergonomi tersebut, Ryan berharap standar keselamatan konstruksi di tanah air naik kelas.&nbsp;</p>
<p>Langkah ini sekaligus mendukung target global Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga terkait kehidupan sehat dan sejahtera.&nbsp;</p>
<p>Inovasi dari kampus ITS ini diproyeksikan menjadi kompas baru bagi pengembang gedung dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi sekaligus produktif.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/ryan-pramanda-isni.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dr Ryan Pramanda Isni ST MT ketika melakukan pengambilan data untuk penelitiannya di area konstruksi Gedung Tower 3 ITS. INPhoto/Humas ITS]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Hyundai IONIQ China Rilis VENUS dan EARTH, Strategi EV Baru]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9436-hyundai-ioniq-china-rilis-venus-dan-earth-strategi-ev-baru</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9436-hyundai-ioniq-china-rilis-venus-dan-earth-strategi-ev-baru</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:31:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hyundai luncurkan IONIQ di China, perkenalkan konsep VENUS dan EARTH untuk perkuat strategi kendaraan listrik.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BEIJING, iNFONews.ID</strong> - Hyundai Motor Company resmi meluncurkan lini kendaraan listrik IONIQ di pasar China, membuka babak baru persaingan kendaraan energi baru (NEV) di negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia.</p>
<p>Peluncuran yang digelar di Beijing bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi menandai perubahan pendekatan Hyundai dalam membaca kebutuhan konsumen lokal. Dua mobil konsep VENUS dan EARTH dihadirkan sebagai arah desain sekaligus strategi masa depan.</p>
<p>Sedan VENUS tampil sebagai simbol elegansi futuristik. Balutan warna emas &ldquo;Radiant Gold&rdquo; langsung menarik perhatian, dipadu siluet satu garis yang ramping dan teknologi ringan pada struktur bodi.&nbsp;<br />K</p>
<p>abin menghadirkan nuansa premium lewat perpaduan material suede dan aksen krom, dilengkapi karakter interaktif yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih personal.</p>
<p>Di sisi lain, SUV EARTH menyasar kebutuhan keluarga urban yang dinamis. Desain eksterior terlihat kokoh dengan detail tegas dan nuansa petualang.&nbsp;</p>
<p>Interiornya dirancang menyerupai ruang hidup yang tenang, dengan kursi berbasis modul udara dan pencahayaan ambient yang terinspirasi alam.</p>
<p>Kehadiran dua konsep tersebut menjadi sinyal bahwa Hyundai tidak lagi sekadar menjual kendaraan, tetapi membangun pengalaman mobilitas yang lebih luas.</p>
<p>Presiden Beijing Hyundai Motor Company, Li Fenggang, menyebut langkah ini sebagai fondasi untuk pengembangan model produksi massal ke depan.</p>
<p>&ldquo;Kami akan menghadirkan produk yang benar-benar memahami kebutuhan konsumen China, dengan pengalaman berkendara yang cerdas dan relevan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Secara global, IONIQ telah dikenal melalui model seperti IONIQ 5 dan IONIQ 6 yang meraih berbagai penghargaan, termasuk di ajang World Car Awards. Namun di China, Hyundai memilih pendekatan berbeda dengan menghadirkan ekosistem yang lebih terlokalisasi.</p>
<p>Strategi tersebut mencakup penyesuaian teknologi, layanan, hingga identitas produk. Salah satunya melalui sistem penamaan berbasis &ldquo;planet&rdquo;, yang menggambarkan setiap kendaraan sebagai pusat pengalaman pengguna.</p>
<p>Hyundai juga mulai mengembangkan teknologi khusus pasar China, termasuk sistem berkendara otonom hasil kolaborasi dengan mitra lokal serta opsi extended range electric vehicle (EREV).&nbsp;</p>
<p>Pendekatan ini menunjukkan upaya untuk menjawab kebutuhan nyata konsumen, bukan sekadar mengikuti tren global.</p>
<p>Head of Hyundai Design Center, Simon Loasby, menegaskan arah desain yang diambil.<br />&ldquo;Kami ingin menjadi titik awal, bukan pengikut. Desain harus mudah dikenali dan memberi kesan kuat sejak pandangan pertama,&rdquo; katanya.</p>
<p>Langkah agresif ini akan berlanjut di Auto China 2026 pada 24 April mendatang, saat Hyundai memaparkan detail strategi dan lini produk berikutnya.</p>
<p>Masuknya IONIQ ke China memperlihatkan perubahan peta persaingan kendaraan listrik global. Di tengah pasar yang semakin padat, diferensiasi tidak lagi hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana sebuah brand membangun koneksi dengan gaya hidup penggunanya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/hyundai-ioniq.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Hyundai luncurkan IONIQ di China, perkenalkan konsep VENUS dan EARTH untuk perkuat strategi kendaraan listrik. INPhoto/Hyundai]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekbis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Xiaomi Electric Scooter 6 Series Solusi Mobilitas Atasi Macet]]></title>
                    <link>https://infonews.id/baca-9435-xiaomi-electric-scooter-6-series-solusi-mobilitas-atasi-macet</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://infonews.id/baca-9435-xiaomi-electric-scooter-6-series-solusi-mobilitas-atasi-macet</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:12:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Xiaomi Electric Scooter 6 Series hadir sebagai solusi mobilitas praktis, efisien, dan stylish di tengah kemacetan kota besar.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, iNFONews.ID</strong> - Kemacetan kota besar tak lagi sekadar gangguan, tetapi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Xiaomi Electric Scooter 6 Series hadir menawarkan cara baru menikmati perjalanan lebih ringkas, efisien, dan selaras dengan gaya hidup urban yang serba cepat.</p>
<p>Melalui semangat &ldquo;Live Right, Live Smart&rdquo;, Xiaomi Indonesia memperkenalkan dua lini terbaru, yakni Xiaomi Electric Scooter 6 dan Xiaomi Electric Scooter 6 Lite. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas jarak pendek yang selama ini sering terabaikan.</p>
<p>Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, melihat celah besar dalam pola mobilitas masyarakat perkotaan.</p>
<p>&ldquo;Kami ingin masyarakat tidak lagi terbebani kemacetan, tetapi bisa menikmati perjalanan sebagai bagian dari gaya hidup modern dan efisien,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Kebutuhan tersebut bukan tanpa alasan. Data TomTom Traffic menunjukkan kecepatan kendaraan di Jakarta saat jam sibuk hanya sekitar 15,5 km/jam. Dalam setahun, komuter bisa kehilangan hingga 125 jam di jalan.</p>
<p>Di titik itulah skuter listrik mulai menemukan relevansinya.</p>
<p>Xiaomi Electric Scooter 6 hadir untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Motor 400W dengan daya puncak 800W membuatnya mampu melibas tanjakan hingga 18 persen tanpa kehilangan tenaga.&nbsp;</p>
<p>Perjalanan terasa stabil berkat ban tubeless 12 inci dan sistem Dual-Spring Suspension yang meredam getaran di jalan tidak rata.</p>
<p>Sekali pengisian, skuter mampu menempuh hingga 45 kilometer. Dengan sertifikasi keamanan EN17128 dan ketahanan air IPX5, kendaraan ini siap digunakan dalam berbagai kondisi harian.</p>
<p>Sementara itu, Xiaomi Electric Scooter 6 Lite menyasar komuter yang mengutamakan fleksibilitas. Desain lipat tiga langkah memungkinkan pengguna membawa skuter ke dalam MRT, LRT, atau menyimpannya di ruang kerja tanpa repot.</p>
<p>Teknologi Kinetic Energy Recovery System (KERS) menjadi nilai tambah. Energi dari pengereman diubah kembali menjadi daya baterai, memperpanjang jarak tempuh secara cerdas.</p>
<p>Seluruh pengalaman berkendara terhubung melalui aplikasi Xiaomi Home. Pengguna bisa memantau kecepatan, sisa baterai, hingga mengunci perangkat langsung dari ponsel.</p>
<p>Peluncuran lini ini sekaligus menegaskan perubahan cara pandang terhadap transportasi. Kendaraan bukan lagi sekadar alat berpindah, tetapi bagian dari identitas gaya hidup yang praktis dan efisien.</p>
<p>Dengan pre-sale yang dibuka pada 13&ndash;20 April 2026, Xiaomi memberi akses awal bagi konsumen untuk merasakan mobilitas yang lebih ringan di tengah padatnya kota.</p>
<p>Di tengah jalanan yang semakin penuh, solusi sederhana justru menjadi jawaban. Skuter listrik membuka kemungkinan baru: perjalanan yang lebih singkat, lebih santai, dan tetap produktif.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.infonews.id/po-content/uploads/202604/xiaomi-electric-scooter.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Xiaomi Electric Scooter 6 Series hadir sebagai solusi mobilitas praktis, efisien, dan stylish di tengah kemacetan kota besar. INPhoto/Xiaomi]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Kusuma]]></dc:creator><category><![CDATA[Lifestyle]]></category></item></channel></rss>