SURABAYA, iNFONews.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merelokasi operasional BRI Unit Lontar Surabaya mulai 18 Agustus 2026. Perpindahan kantor dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih nyaman sekaligus mempermudah akses masyarakat di kawasan Surabaya Barat.
Sebelumnya, BRI Unit Lontar melayani nasabah di Jalan Raya Lontar Ruko Valensia I Kavling PAL-38. Mulai 18 Agustus, seluruh operasional dipindahkan ke Jalan Raya Lontar Nomor 82 dan 82A, Kelurahan Sambikerep, Surabaya.
Branch Office Head BRI Manukan, Yoga Pratama, mengatakan relokasi kantor merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Perpindahan ini dilakukan agar nasabah memperoleh fasilitas yang lebih nyaman dengan akses yang lebih mudah dijangkau. Kami ingin layanan perbankan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Surabaya Barat," ujar Yoga, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, perpindahan lokasi tidak memengaruhi layanan maupun data nasabah. Seluruh transaksi perbankan, termasuk tabungan, setor dan tarik tunai, transfer, hingga layanan kredit tetap dapat dilakukan seperti biasa di kantor baru.
BRI juga memastikan nomor rekening nasabah tidak mengalami perubahan sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembaruan data akibat relokasi kantor.
Untuk mengantisipasi nasabah yang masih datang ke alamat lama, BRI telah memasang pengumuman di lokasi sebelumnya serta menyebarluaskan informasi melalui kanal komunikasi resmi.
Selama masa transisi, masyarakat dapat memperoleh informasi melalui Contact BRI di nomor 1500017 atau menghubungi asisten virtual Sabrina melalui WhatsApp 0812-1214-017. Informasi layanan juga tersedia melalui situs resmi BRI dan aplikasi BRImo.
Yoga turut mengajak nasabah memanfaatkan BRImo untuk berbagai transaksi harian. Menurutnya, sebagian besar kebutuhan layanan perbankan kini dapat diselesaikan secara digital tanpa harus datang ke kantor.
"Kami berharap keberadaan kantor baru dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sambikerep dan sekitarnya," katanya.
BRI menegaskan proses relokasi tidak mengganggu operasional perbankan. Seluruh layanan tetap berjalan normal, sementara dana dan aset nasabah tetap aman karena operasional bank berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta simpanan nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Editor : Alim Kusuma