Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan se-Jatim

Bank Jatim memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur untuk memperluas layanan perbankan dan digitalisasi sektor pendidikan. INPhoto/BJTM
Bank Jatim memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur untuk memperluas layanan perbankan dan digitalisasi sektor pendidikan. INPhoto/BJTM

BATU, INFONEWS.ID – Bank Jatim memperkuat perannya sebagai mitra Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan menggandeng Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta seluruh Dinas Pendidikan kabupaten/kota melalui kerja sama layanan jasa perbankan satuan pendidikan.

Kerja sama itu dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai di Batu, Kamis (13/8).

Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah layanan keuangan bagi aparatur dan satuan pendidikan, mulai dari penyaluran gaji dan tunjangan hingga penyediaan layanan perbankan digital.

Winardi mengatakan kolaborasi itu menjadi langkah strategis Bank Jatim untuk memperkuat dukungan terhadap ekosistem pendidikan sekaligus memperluas integrasi layanan keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui kerja sama ini, Bank Jatim ingin menghadirkan layanan perbankan yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi seluruh insan pendidikan,” kata Winardi.

Menurut dia, sinergi dengan Dinas Pendidikan tidak hanya diarahkan untuk memperlancar transaksi perbankan. Bank Jatim juga mendorong percepatan digitalisasi serta pengelolaan keuangan yang lebih efisien di sektor pendidikan.

Dalam PKS, Bank Jatim akan menyediakan layanan penyaluran gaji, tunjangan, serta tambahan penghasilan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan.

Bank Jatim juga menangani pengolahan data rekening guru penerima tunjangan. Dari proses itu, bank akan menghasilkan informasi status rekening dan laporan hasil pengolahan yang dapat mendukung pengelolaan penyaluran tunjangan.

Selain layanan transaksi, kerja sama mencakup fasilitas kredit dan/atau pembiayaan bagi ASN dan non-ASN di lingkungan Dinas Pendidikan. Berbagai layanan digital perbankan juga disiapkan untuk mempermudah transaksi bagi insan pendidikan.

Kolaborasi dengan pemerintah di sektor pendidikan bukan hal baru bagi Bank Jatim. Sejak September 2025, bank telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam penyediaan layanan jasa keuangan terkait pengolahan data pada aplikasi pembayaran tunjangan guru.

Pengalaman itu menjadi salah satu pijakan Bank Jatim untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadirkan layanan keuangan yang terintegrasi bagi sektor pendidikan di Jawa Timur.

Winardi berharap kerja sama dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah maupun insan pendidikan.

“Dengan dukungan layanan perbankan yang terintegrasi, proses penyaluran hak-hak finansial, pengelolaan transaksi, hingga akses layanan digital dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Dari sisi bisnis, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Bank Jatim untuk memperluas basis nasabah di lingkungan pendidikan. Bank menargetkan peningkatan pembukaan rekening institusi dan individu, sekaligus pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui pengelolaan dana operasional serta transaksi pendidikan.

Pada sisi kredit, sinergi diharapkan meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada ASN yang bekerja di lingkungan pendidikan. Sementara pemanfaatan layanan digital ditargetkan mendorong peningkatan volume transaksi sekaligus memperkuat ekosistem perbankan digital.

Bagi Bank Jatim, kolaborasi itu sekaligus mempertegas posisi perseroan sebagai bank pembangunan daerah yang mendukung transformasi layanan publik di Jawa Timur, termasuk digitalisasi pengelolaan keuangan sektor pendidikan.

“Bank Jatim akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami optimistis kolaborasi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur ini dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin inklusif, digital, dan memberikan nilai tambah bagi kemajuan pendidikan di Jawa Timur,” kata Winardi.

 

Editor : Alim Kusuma