Tuntaskan Misi di Perbatasan Papua, Yonif 5 Marinir Raih Penghargaan

Reporter : Ainul Yakin
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 5 Marinir menerima penghargaan Pangkoops TNI Habema atas dedikasi menjaga stabilitas keamanan Papua. INPhoto/Dispen Kormar

MIMIKA - Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir menerima penghargaan dari Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema setelah menuntaskan penugasan di wilayah Papua. 

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan satuan dalam mendukung stabilitas keamanan selama menjalankan misi operasi.

Baca juga: Latihan LSD dan LSL, Menart 2 Marinir Uji Kesiapan Prajurit dan Alutsista

Penghargaan itu diserahkan dalam upacara purna tugas di Mimika, Papua Tengah, Kamis (8/10/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas pengabdian prajurit Korps Marinir dalam menjalankan tugas pengamanan di kawasan perbatasan RI-PNG.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyerahkan piagam penghargaan kepada Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir Teguh Pristiyanto D. S. Selain itu, Lettu Mar Alter Bulantimuhe menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Dharma.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap loyalitas, profesionalisme, dan pencapaian prajurit selama menjalankan tugas operasi di Papua.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 5 Marinir menyampaikan kebanggaannya atas kinerja seluruh personel yang telah menuntaskan penugasan. 

Baca juga: Kolonel Marhabang Raih S2 Unhan RI, TNI Tambah Kekuatan SDM

Ia juga mengingatkan prajurit agar tetap mempertahankan disiplin dan kesiapan dalam menghadapi setiap penugasan.

"Saya tekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu menjaga kesiapsiagaan dan tetap mengutamakan standar operasional prosedur dalam setiap melaksanakan tugas di mana pun berada," tegasnya.

Menurut dia, penghargaan yang diterima harus menjadi motivasi bagi prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjalankan tanggung jawab secara konsisten.

Baca juga: KAPA K-61 Marinir Tembus Gelombang Banongan dalam Latihan LSD 2026

Purna tugas bukan berarti berakhirnya tanggung jawab prajurit sebagai penjaga kedaulatan negara. 

Kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap prosedur operasi, serta profesionalisme tetap menjadi bekal penting dalam menghadapi penugasan berikutnya.

 

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru