Jumat, 10 Apr 2026 00:03 WIB

Kolonel Marhabang Raih S2 Unhan RI, TNI Tambah Kekuatan SDM

Komandan Resimen Artileri 2 Marinir, Kolonel Marinir Marhabang, menuntaskan pendidikan S2 di Universitas Pertahanan RI pada 2026. INPhoto/Dispen Kormar
Komandan Resimen Artileri 2 Marinir, Kolonel Marinir Marhabang, menuntaskan pendidikan S2 di Universitas Pertahanan RI pada 2026. INPhoto/Dispen Kormar

BOGOR, iNFONews.ID - Komandan Resimen Artileri 2 Marinir, Kolonel Marinir Marhabang, menuntaskan pendidikan S2 di Universitas Pertahanan RI pada 2026. Capaian tersebut menambah bekal strategis bagi TNI Angkatan Laut dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Keberhasilan menyelesaikan program pascasarjana di Universitas Pertahanan RI menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas prajurit, terutama dalam menghadapi dinamika tugas yang kian kompleks. 
Pendidikan akademik dipandang sebagai fondasi penting untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan.

Bagi satuan Korps Marinir, peningkatan kompetensi perwira tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kesiapan organisasi secara keseluruhan. 

Pengetahuan yang diperoleh selama studi diharapkan mampu diterjemahkan menjadi strategi operasional yang lebih adaptif.

Lingkungan pendidikan di Sentul, Bogor, menjadi ruang penguatan wawasan pertahanan, termasuk analisis ancaman dan pengelolaan sumber daya militer. Bekal tersebut memperkaya perspektif dalam menjalankan tugas di satuan tempur.

Marhabang menyelesaikan studi sebagai bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan diri, seiring tuntutan profesionalisme di tubuh TNI yang terus meningkat.

“Pendidikan menjadi salah satu cara untuk memperkuat kapasitas diri, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Pencapaian tersebut diharapkan memicu semangat prajurit lain untuk menempuh jalur serupa. Penguatan kemampuan akademik dinilai sejalan dengan kebutuhan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.

Dengan tambahan wawasan dan kemampuan analitis, perwira Marinir dituntut mampu menjaga kesiapan tempur sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola konflik modern.

Editor : Alim Kusuma