Kamis, 12 Mar 2026 02:45 WIB

ORADO Bangkalan Kenalkan Domino sebagai Olahraga Prestasi

ORADO Bangkalan mengenalkan domino sebagai olahraga prestasi kepada pelajar dan menyiapkan Bangkalan Domino Championship 2026. INPhoto/Tim Media ORADO
ORADO Bangkalan mengenalkan domino sebagai olahraga prestasi kepada pelajar dan menyiapkan Bangkalan Domino Championship 2026. INPhoto/Tim Media ORADO

BANGKALAN, iNFONews.ID - Domino mulai diperkenalkan sebagai olahraga prestasi kepada pelajar di Bangkalan. Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Bangkalan menggelar sosialisasi kepada siswa SMA dan SMK untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang bisa dipertandingkan secara profesional.

Program pengenalan tersebut dikemas dalam kegiatan bertajuk “The Law of Domino” yang berlangsung di The Sky Resto, Rabu (11/3/2026). 

Puluhan pelajar berusia 14 hingga 18 tahun hadir sebagai peserta, sekaligus calon atlet muda yang diproyeksikan memperkuat Bangkalan pada kompetisi domino.

Ketua ORADO Kabupaten Bangkalan, Helmi Fuad, menyebut kegiatan tersebut bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap permainan domino.

“Hari ini kami mengundang siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Bangkalan. Kami ingin generasi muda memahami bahwa domino telah menjadi cabang olahraga resmi yang dapat dipertandingkan secara profesional,” kata Helmi.

Selama bertahun-tahun domino kerap diasosiasikan dengan aktivitas hiburan semata. ORADO Bangkalan berupaya menggeser persepsi tersebut dengan memperkenalkan sisi strategi, ketelitian, dan kemampuan analisis yang menjadi bagian dari olahraga tersebut.

Helmi berharap pelajar melihat domino sebagai ruang mengasah kemampuan berpikir sekaligus peluang meraih prestasi.

“Kami ingin pelajar menekuni domino sebagai jalur prestasi, bukan hanya permainan pengisi waktu luang,” ujarnya.

ORADO Bangkalan juga menyiapkan agenda kompetisi untuk menjaring talenta baru. Bangkalan Domino Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret mendatang.

Panitia membuka dua kategori pertandingan, yakni junior dan senior. Masing-masing kategori akan diikuti 16 tim yang bersaing memperebutkan posisi terbaik.

Para juara nantinya berpeluang mewakili Bangkalan pada kejuaraan domino tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Kejuaraan tersebut menjadi ruang pencarian bibit atlet. Kami ingin muncul pemain domino yang mampu membawa nama Bangkalan di level lebih tinggi,” tutur Helmi yang juga aktif di PW GP Ansor Jawa Timur.

Langkah pengembangan olahraga domino mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bangkalan, Moawi Arifin, menilai pembinaan atlet harus berjalan secara berjenjang agar prestasi dapat tumbuh berkelanjutan.

Ia menjelaskan pengembangan atlet idealnya melalui tiga tahap utama. Tahap pertama berupa pembibitan dengan menjaring talenta sejak usia dini. 

Tahap berikutnya pembinaan intensif untuk mengasah kemampuan. Tahap terakhir mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi profesional.

“Bibit atlet yang baik memerlukan pembinaan terarah serta dukungan pelatih yang kompeten agar potensi mereka berkembang maksimal,” ujar Moawi.

Kolaborasi federasi olahraga dan pemerintah daerah diharapkan membuka jalan bagi lahirnya atlet domino baru dari Bangkalan. 

Cabang olahraga tersebut berpeluang menjadi sumber prestasi baru sekaligus memberi ruang bagi generasi muda menyalurkan kemampuan strategi dan kecerdasan berpikir.

Editor : Alim Kusuma