Sabtu, 18 Apr 2026 16:56 WIB

Atlet Jatim Kini Terlindungi, KONI Gandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran

KONI Jatim resmi bekerja sama dengan RS Mitra Keluarga Kenjeran untuk menjamin pemulihan cepat cedera atlet melalui fasilitas Orthopedic Center unggulan. INPhoto/Eric
KONI Jatim resmi bekerja sama dengan RS Mitra Keluarga Kenjeran untuk menjamin pemulihan cepat cedera atlet melalui fasilitas Orthopedic Center unggulan. INPhoto/Eric

SURABAYA, iNFONews.ID - Para pejuang olahraga Jawa Timur kini punya jaminan perlindungan kesehatan yang lebih kokoh. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur secara resmi menggandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran untuk mengawal kondisi fisik atlet, mulai dari pencegahan risiko hingga pemulihan cedera serius di meja operasi.

Langkah strategis tersebut bertujuan memastikan setiap atlet bisa berlatih tanpa rasa was-was. Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, dan Direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran, dr. Monita Fenny Sudarsono, M.Kes., menandatangani kesepakatan tersebut di Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Sinergi ini memberikan akses prioritas bagi atlet untuk menikmati layanan rawat inap, rawat jalan, hingga pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami ingin atlet Jatim bisa konsentrasi penuh mengejar medali. Risiko cedera memang membayangi, namun lewat kerja sama tersebut, mereka mendapat perlindungan maksimal," ujar Nabil usai prosesi penandatanganan.

Nabil melihat aspek kesehatan sebagai fondasi utama pembinaan prestasi. Tanpa dukungan medis terstandar, karier seorang atlet bisa tamat seketika akibat cedera yang penanganannya keliru.

Oleh karena itu, pemilihan mitra medis tidak dilakukan sembarangan. RS Mitra Keluarga Kenjeran dipilih karena memiliki unit khusus, Orthopedic Center, yang spesialis menangani masalah sendi dan tulang dua area paling rentan bagi olahragawan profesional.

Kerja sama tersebut juga mencakup dukungan lapangan. Tim medis profesional, armada ambulans, hingga pasokan obat-obatan bakal bersiaga dalam setiap agenda olahraga yang digelar KONI Jatim.

"Prestasi atlet Jatim adalah kebanggaan nasional. Kesehatan mereka modal utama untuk bersaing di level internasional, sesuai semangat kami: 'Dari Jawa Timur untuk Indonesia, Menuju Prestasi Dunia'," tambah Nabil.

Sementara itu, dr. Monita Fenny Sudarsono menyatakan kesiapan rumah sakitnya mengawal ambisi besar para atlet. Ia menegaskan bahwa seluruh fasilitas terbaik, terutama teknologi ortopedi, akan dikerahkan demi pemulihan fisik atlet secara utuh.

"Kami merasa terhormat dipercaya menjaga kondisi fisik para pahlawan olahraga Jawa Timur. Kontribusi kami hadir lewat layanan kesehatan profesional agar mereka bisa segera kembali ke performa terbaik pasca-pemulihan," pungkas dr. Monita.

Melalui ekosistem olahraga yang lebih aman tersebut, Jawa Timur berharap mampu terus melahirkan talenta tangguh yang siap bertarung di panggung dunia tanpa terhambat kendala medis.

Editor : Alim Kusuma