SURABAYA, iNFONews.ID - Peta kekuatan politik di Jawa Timur mulai bergerak dinamis seiring turunnya restu resmi dari pusat untuk nahkoda baru partai berlambang Ka'bah. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) secara resmi mengesahkan struktur kepengurusan PPP Jatim masa bakti 2026–2031 di bawah kepemimpinan Arif Winarko.
Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) nomor 0150/SK/DPP/VIII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Muhamad Mardiono.
Sekretaris DPW PPP Jatim, M. Zainul Arifin, menyebut bahwa terbitnya dokumen ini menjadi aba-aba bagi seluruh kader untuk segera bekerja di tengah masyarakat.
"SK dari pusat sudah kami terima. Ini menjadi landasan hukum bagi kami untuk segera bergerak melakukan konsolidasi total, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke dusun-dusun," ujar Zainul saat memberikan keterangan di Surabaya, Kamis (2/4/2026).
Dalam formasi baru ini, Arif Winarko memegang kendali sebagai Ketua, didampingi Zainul Arifin di posisi Sekretaris dan Umil Sulistyoningsih sebagai Bendahara. Komposisi ini merupakan hasil godaan tim formatur pasca-Muswil yang menargetkan penyegaran di tubuh partai.
Zainul menjelaskan, target mereka bukan sekadar urusan administratif, melainkan memastikan kehadiran partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jawa Timur. Ia menilai pola lama perlu dievaluasi agar gerak partai lebih lincah merespons dinamika sosial yang ada.
"Kami tidak mau sekadar formalitas. Evaluasi pola lama akan dilakukan supaya kehadiran pengurus baru ini punya dampak konkret bagi warga. Mesin organisasi harus solid dan cepat tanggap terhadap apa yang dibutuhkan rakyat saat ini," tambahnya.
Sementara itu, Ketua terpilih Arif Winarko sudah menyiapkan strategi khusus untuk memetakan kekuatan di tiap wilayah. Ia membentuk struktur Wakil Ketua Bidang Pemenangan Daerah Pemilihan guna memperpendek jarak komunikasi antara pusat provinsi dengan kader di akar rumput.
"Sinergi antar-dapil harus diperkuat. Kami ingin komunikasi antar-kader berjalan harmonis tanpa sekat, sehingga agenda-agenda politik kedepan bisa kita jalankan dengan satu komando yang jelas," tegas Arif.
Kepengurusan periode ini juga diperkuat oleh jajaran Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Pakar. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan menjaga arah ideologi partai tetap selaras dengan nilai-nilai dakwah dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini menjadi ciri khas partai peninggalan para ulama tersebut.
Dengan sahnya pengurus baru ini, PPP Jatim optimistis mampu mengembalikan kepercayaan publik dan memperluas basis suara di provinsi yang dikenal sebagai lumbung suara hijau tersebut.
Editor : Alim Kusuma