BLITAR, iNFONews.ID - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 7 November, KPU Kota Blitar menggelar kegiatan santunan anak yatim di lingkungan Kantor KPU Kota Blitar.
Selain berbagi kebahagiaan, kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai demokrasi kepada anak-anak sejak dini.
Anak-anak yatim yang mengikuti kegiatan itu berasal dari wilayah Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Peringatan hari jadi lembaga penyelenggara pemilu tersebut dimaknai KPU Kota Blitar melalui aksi sosial yang sekaligus membuka ruang edukasi bagi masyarakat.
Peringatan HUT KPU merujuk pada terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 188 Tahun 1953 tentang Penyelenggara Pemilu 1955.
Momentum sejarah itu menjadi pengingat perjalanan panjang KPU dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu di Indonesia.
Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, S.Sosio., M.H., dalam sambutannya mengajak anak-anak yang hadir untuk berani memiliki cita-cita besar dan mempersiapkan masa depan melalui pendidikan.
"Adik-adik harus berani bercita-cita menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Harus berani berikhtiar dan bermimpi memajukan Indonesia. Jangan pernah lelah untuk terus belajar demi mengejar cita-cita tersebut," ujar Rangga.
Ia berharap semangat belajar dan keberanian bermimpi dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik, termasuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Rangga juga mengajak masyarakat yang hadir mendampingi anak-anak untuk lebih aktif memahami demokrasi. Menurutnya, Kantor KPU Kota Blitar terbuka sebagai tempat belajar dan mendapatkan edukasi mengenai kepemiluan serta pendidikan pemilih.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah itu, anak-anak diajak berkeliling kantor KPU Kota Blitar untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja dan berbagai fasilitas edukasi yang tersedia.
Dalam kegiatan room tour tersebut, mereka mengunjungi Ruang Podcast, Rumah Pintar Pemilu, hingga melihat langsung ruang kerja jajaran KPU Kota Blitar.
Melalui kunjungan interaktif itu, KPU berupaya memperkenalkan tugas dan fungsi lembaga penyelenggara pemilu dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami anak-anak.
KPU Kota Blitar berharap kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap demokrasi dan kepemiluan sejak usia dini.
Lebih dari sekadar peringatan hari jadi, kegiatan tersebut menjadi upaya menanamkan pemahaman bahwa demokrasi merupakan bagian dari kehidupan berbangsa yang perlu dikenali dan dijaga bersama.
Bukan tidak mungkin, dari pengalaman sederhana berkunjung ke kantor KPU itu tumbuh cita-cita anak-anak untuk kelak menjadi bagian dari penyelenggara pemilu yang turut menjaga amanah suara rakyat Indonesia.
Editor : Alim Kusuma