SURABAYA, iNFONews.ID - DPW PAN Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I dan Pelantikan Pengurus DPW PAN Jatim dan DPD PAN se-Jatim periode 2025-2030. Ketua Umum PAN, Gubernur Jatim, Wagub Jatim, belasan kiai pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan dari partai politik tampak hadir di acara yang dikemas spektakuler, diantaranya juga digelar pagelaran budaya dan doorprize umroh serta hadiah ratusan juta rupiah untuk para kader yang hadir.
Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig, menjelaskan, Rakerwil I dan Pelantikan yang digelar di Jatim Expo, Minggu, 10 Mei 2026, menjadi konsolidasi awal PAN Jatim menghadapi Pemilu 2029. Ia menegaskan, usai agenda ini PAN Jatim segera bergerak melakukan kerja-kerja pemenangan.
Prosesi pelantikan pengurus DPW PAN Jatim dan DPD PAN se-Jatim periode 2025-2026 dengan tagline "Gerak Cepat Bantu Rakyat” itu, dipimpin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jendral PAN Eko Hendro Purnomo.
Dilanjutkan, Ketua PAN Jatim, Rizki memberikan sambutan, disusul pidato Gubernur Jatim Khofifah dan Ketum PAN Zulhas.
“Setelah acara pelantikan kami akan memulai roadshow ke 38 kota/kabupaten untuk memastikan kesiapan struktur partai dalam rangka persiapan verifikasi parpol. Saya pikir memperkuat struktur dan merekrut relawan sampai tingkat paling bawah adalah pilihan paling bijak untuk menyambut kontestasi Pemilu 2029,” ujar Rizki.
Ketua Panitia Pelantikan, Christanto Wahyu, menjelaskan sekurangnya 15 kiai dan habaib diundang dan hadir di acara itu. Sebelumnya, sejumlah pondok pesantren di Jatim juga dikunjungi oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).
Mereka antara lain; KH. Fuad Noerhasan(Ponpes Sidogiri, Pasuruan), KH. Hafid Aminudin (Ponpes Syech Abdul Qodir Al Jailani, Probolinggo), Habib Hadi Tanggul (Tanggul, Jember), KH. Ubaidillah Faqih (Ponpes Langitan, Tuban), dan KH. Hasib Wahab Chasbullah (Ponpes Tambakberas, Jombang).
Kemudian, Habib Abdul Qodir (Ponpes Al Habib Muhammad Sodiq, Probolinggo), KH. A. Muflih Zamachsyari (Ponpes Al Rifaie, Malang), KH. Ahmad Tamamudin (Ponpes Al Falah, Bojonegoro), KH. Ahmad Fuad Sahal (Ponpes Attanwir, Bojonegoro), dan beberapa nama lain.
Sekitar 5000 kader dan relawan PAN turut memeriahkan acara bertema ‘Gerak Cepat Bantu Rakyat’ ini. Di prosesi acara pelantikan dibalut dengan pagelaran budaya yang melibatkan ratusan penari dan pemain gamelan.
Acara pelantikan pengurus ini dikemas dengan pagelaran budaya berupa sendratari dan atraksi gamelan mengiringi prosesi pelantikan. Ada 100 penari dan pengrawit terlibat dalam pagelaran.
Turut disuarakan pesan kebangsaan yang tersampaikan melalui pagelaran budaya tersebut. Bahwa pada masa lalu, Nusantara pernah mengalami kejayaan dan saat ini oleh para penerus bangsa berusaha diwujudkan kembali.
“Negeri ini pernah menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi, tapi kemudian mengalami keterpurukan. Nah PAN, di bawah komando Ketua Umum Zulkifli Hasan bertekad terus berjuang menyatukan kekuatan bangsa demi meraih kejayaan itu lagi,” paparnya.
Sendratari yang disutradarai Abing Santoso itu, juga menggambarkan tentang kepedulian Raja Majapahit, Hayam Wuruk, terhadap warga negerinya. Ia kerap melakukan perjalanan ke desa-desa untuk memastikan bahwa rakyat memperoleh kesejahteraan.
Saat ini, semangat itu kembali terlihat dalam langkah nyata Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang terus berkeliling menyapa masyarakat. Bersama kader-kader PAN di daerah ia hadir dan bergerak untuk membantu rakyat.
"Partai Amanat Nasional simbolnya matahari, matahari yang ciptaan Tuhan tidak pernah memilih atau membeda-bedakan. Matahari memberikan kehidupan tidak hanya kepada manusia, satwa alam diberi kasih sayang sama. Tidak pernah tanya latar belakang, suku atau agama. Itulah filosofi Partai Amanat Nasional. Siapapun yang ingin berbakti kepada negara, kita beri karpet biru, apapun partainya apapun ormasnya," urainya.
Zulhas menambahkan, pilar penting Partai Amanat Nasional lainnya nasionalisme dan religius. Nasionalisme isinya Pasal 33, kekayaan dan sumber daya alam untuk sebesar-sebarnya kemakmuran yang berpihak kepada rakyat, tidak boleh ditawar. Religius, rahmatan lil alamin, sebagai azas moral politik PAN, yang cinta kepada seluruh alam semesta dan adil kepada semua.
Selain pagelaran budaya, acara pelantikan juga dimeriahkan dengan pesta rakyat. Berupa pentas musik, bazar UMKM, dan pasar murah bertajuk PANsar Murah.
Pentas musik, diisi oleh tampilnya Arya Galih dan artis lainnya dari Jawa Timur. Dan, disambung dengan pengundian doorprize berupa 2 paket umroh dari Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig. Doorprize menarik lainnya berupa sepeda listrik, TV 32 Inc, kulkas, handphone, dan masih banyak lagi.
“Doorprize dibagikan untuk para relawan yang beruntung ya. Syaratnya, ikuti acara pagelaran dan pesta rakyat sampai selesai,” ungkapnya.
Relawan dan mereka yang mengikuti acara juga berkesempatan mencicipi makanan secara gratis di bazar UMKM. Selain itu, untuk para relawan, panitia menyediakan ribuan paket sembako di arena PANsar murah.
“Seperti tema acara ini, Gerak Cepat Bantu Rakyat, kami juga menyiapkan ribuan paket sembako. Untuk keperluan tersebut, panitia sudah menyiapkan ribuan kupon,” ucap Kurnia.
Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig juga melihat langsung gelaran PANsar murah. Keduanya kemudian membagikan paket sembako kepada relawan. (*)
Editor : Tudji Martudji