Selasa, 23 Jun 2026 18:13 WIB

Kawan Lama Solution Expo 2026 Perkenalkan Teknologi untuk Perkuat Daya Saing Industri

Hendrian Susanto, bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Ir. Dydik Rudy Prasety. INPhoto/Kawan Lama
Hendrian Susanto, bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Ir. Dydik Rudy Prasety. INPhoto/Kawan Lama

SURABAYA, INFONEWS.ID – Upaya meningkatkan efisiensi menjadi agenda penting bagi sektor industri di tengah tekanan biaya operasional, dinamika rantai pasok, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk mencari solusi yang mampu mempercepat proses kerja sekaligus menjaga produktivitas.

Kebutuhan itu menjadi salah satu latar belakang digelarnya Kawan Lama Solution Expo 2026 di Surabaya. Pameran yang berlangsung pada 22-27 Juni 2026 di kawasan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, menghadirkan berbagai inovasi teknologi dan solusi industri yang ditujukan bagi pelaku usaha dari berbagai sektor.

Mengusung tema The Complete Industrial Technology and Solutions Exhibition, kegiatan tersebut menjadi ajang bagi perusahaan untuk mengenal perkembangan terbaru dalam bidang otomasi, sistem logistik, pengelolaan gudang, hingga teknologi produksi yang mendukung transformasi industri modern.

National Sales Operation General Manager PT Kawan Lama Solusi, Hendrian Susanto, menilai kebutuhan industri saat ini tidak lagi terbatas pada pengadaan peralatan, melainkan membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan seluruh proses operasional secara terpadu.

“Perusahaan membutuhkan solusi yang dapat mendukung aktivitas bisnis dari hulu hingga hilir. Mulai dari produksi, penyimpanan barang, distribusi, sampai peningkatan kompetensi tenaga kerja harus berjalan dalam satu ekosistem yang saling mendukung,” ujarnya.

Menurut Hendrian, pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting untuk membantu perusahaan menghadapi tantangan bisnis yang terus berubah. Melalui expo tersebut, pelaku industri dapat melihat langsung penerapan teknologi yang berpotensi meningkatkan efektivitas operasional.

Penyelenggaraan acara berlangsung ketika sektor manufaktur nasional masih menghadapi sejumlah tekanan. Selain kenaikan biaya operasional, pelaku industri juga berhadapan dengan persoalan pasokan bahan baku dan perlambatan aktivitas produksi yang berdampak pada kinerja usaha.

Karena itu, Kawan Lama Solution menghadirkan beragam teknologi berbasis otomatisasi, Internet of Things (IoT), robotik, hingga sistem penyimpanan otomatis yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola proses bisnis secara lebih efisien.

Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan memperoleh data operasional secara real time, meningkatkan akurasi pengelolaan inventori, mempercepat distribusi barang, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

Selain area pameran, pengunjung juga dapat mengikuti Indonesia Manufacturing Insight Forum yang menghadirkan berbagai pembicara dari kalangan praktisi dan pelaku industri. Forum tersebut membahas tren manufaktur, strategi peningkatan produktivitas, serta pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan bisnis masa depan.

Suasana expo juga diramaikan dengan Forklift Driving Challenge, kompetisi yang menguji kemampuan operator forklift dalam aspek keselamatan, ketelitian, dan kecepatan kerja. Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kualitas sumber daya manusia tetap memegang peranan penting di tengah meningkatnya penggunaan teknologi industri.

Untuk melengkapi rangkaian acara, penyelenggara menghadirkan area bazar yang melibatkan sejumlah unit usaha dalam jaringan Kawan Lama Group, termasuk sektor ritel dan kuliner.

Hendrian berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi antara penyedia teknologi dan pelaku industri sehingga proses transformasi bisnis dapat berjalan lebih cepat.

“Perusahaan yang mampu menggabungkan teknologi, inovasi, dan kompetensi sumber daya manusia akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di masa mendatang,” katanya.

Editor : Alim Kusuma