Kamis, 21 Mei 2026 02:01 WIB

Dari Driver Ojol Jadi Duta Pelayanan Satpas Polresta Sidoarjo, Kisah Prita Inspirasi Kaum Difabel

Prita didampingi Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra (kanan) saat menjalankan tugasnya sebagai Duta Pelayanan di Satpas Polresta Sidoarjo.
Prita didampingi Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra (kanan) saat menjalankan tugasnya sebagai Duta Pelayanan di Satpas Polresta Sidoarjo.

SIDOARJO, iNFONews.ID - Selasa pagi (19/5) menjadi hari yang berbeda bagi Prita Intan Rahayu. Jika biasanya ia berangkat kerja mengenakan atribut driver ojek online untuk mengambil pesanan makanan, pagi itu ia tampil rapi dengan balutan baju batik, celana formal hitam, dan kerudung abu-abu.

Hari itu menjadi momen spesial bagi perempuan penyandang disabilitas yang di Surabaya 39 tahun silam tersebut. Untuk pertama kalinya, ia resmi menjalankan tugas barunya sebagai Duta Pelayanan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polresta Sidoarjo.


Prita mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dalam pelayanan publik di lingkungan Polresta Sidoarjo. Menurutnya, kepercayaan itu menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas juga mampu bekerja secara profesional jika diberi ruang dan kesempatan yang sama.


“Saya senang dan bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan di Satpas. Semoga ini bisa memotivasi teman-teman difabel lainnya agar tetap percaya diri dan terus berkarya,” ujar Prita.


Di Satpas Polresta Sidoarjo, Prita bertugas membantu pelayanan informasi sekaligus mendampingi masyarakat yang mengurus administrasi SIM. Dengan keramahan dan semangatnya, kehadiran Prita membawa energi positif bagi suasana pelayanan publik.


Langkah Polresta Sidoarjo merekrut Prita sebagai bagian dari pelayanan Satpas menjadi perhatian masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesetaraan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.


Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menegaskan bahwa kehadiran Prita merupakan bagian dari komitmen Polresta Sidoarjo dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.


“Kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman difabel memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berkarya serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.


Program pelayanan inklusif yang dijalankan Polresta Sidoarjo pun mendapat apresiasi dari masyarakat dan komunitas disabilitas. Mereka menilai langkah ini bukan hanya membuka peluang kerja bagi kaum difabel, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa pelayanan publik harus bisa diakses dan melibatkan semua kalangan tanpa diskriminasi.


Selain menghadirkan petugas difabel, Polresta Sidoarjo juga terus meningkatkan fasilitas ramah disabilitas di area pelayanan. Mulai dari akses kursi roda, jalur khusus difabel, hingga ruang pelayanan yang dirancang lebih nyaman dan mudah diakses.


Kisah Prita menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya. Dengan kesempatan dan dukungan yang tepat, penyandang disabilitas mampu menunjukkan kompetensi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(sur)

Editor : Alim Kusuma