Cak Hadi Siap Potong Gaji Demi Efisiensi Anggaran Negara

Anggota DPRD Jatim M. Hadi Setiawan. INPhoto/Eric
Anggota DPRD Jatim M. Hadi Setiawan. INPhoto/Eric

SURABAYA, iNFONews.ID – Gelombang ketidakpastian ekonomi global akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah memicu respons serius dari parlemen daerah. 

Anggota DPRD Jawa Timur, M. Hadi Setiawan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penghematan energi dan efisiensi anggaran negara yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pria yang akrab disapa Cak Hadi ini menegaskan, Fraksi Golkar Jatim tegak lurus mengikuti instruksi pusat untuk mengawal kebijakan strategis pemerintah. 

Baginya, pengetatan ikat pinggang di level pejabat publik menjadi langkah masuk akal guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dari guncangan eksternal.

"Jika Presiden menginstruksikan efisiensi melalui pemotongan gaji, mulai dari ASN hingga pejabat tinggi dan anggota parlemen, kami di Fraksi Golkar Jawa Timur sangat siap melaksanakan perintah itu," ujar Cak Hadi saat ditemui di Surabaya, Rabu (18/3/2026).

Ketua DPD Golkar Kediri ini menilai, menjaga persatuan nasional jauh lebih mendesak ketimbang memikirkan pendapatan pribadi di masa sulit. 

Situasi dunia yang fluktuatif menurutnya harus menjadi alarm bagi seluruh elemen bangsa untuk mulai mawas diri.

Menurutnya, kebijakan "hematisasi" ini bukan sekadar soal angka, melainkan simbol empati pemimpin terhadap kondisi rakyat.

"Negara butuh kita bersatu. Kejadian di luar sana berdampak langsung ke Indonesia. Sebagai warga negara, kita wajib bersiap melalui langkah penghematan ini," lanjutnya.

Meski mendukung pemangkasan pendapatan, ia menjamin performa legislatif tidak akan melorot. Fungsi pengawasan (controlling), penganggaran (budgeting), hingga pembuatan regulasi tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. 

Ia meminta rekan sejawatnya untuk mulai memilah kebutuhan mana yang benar-benar mendesak.

"Urusan gaji dipotong itu masalah pribadi. Kita harus mampu menahan diri dan mengerem nafsu belanja yang tidak perlu. Penghematan ini harus benar-benar terasa dampaknya bagi negara," tegasnya.

Cak Hadi memastikan bahwa keterbatasan finansial secara personal tidak akan memutus jembatan aspirasi dengan masyarakat. 

Pelayanan kepada warga Jawa Timur diklaim tetap berjalan normal meski para wakil rakyatnya harus hidup lebih hemat.

"Prinsipnya sederhana: secara pribadi kita berhemat, tapi sebagai anggota dewan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Kita hadapi dampak situasi dunia ini bersama-sama," tutupnya.

Editor : Alim Kusuma