SURABAYA, INFONEWS.ID - Langkah kaki anak-anak itu terdengar riuh, memecah keheningan lantai selasar semen yang baru saja dibersihkan. Musim libur sekolah telah tiba, dan Surabaya, kota yang kerap dijuluki metropolitan nan terik, ternyata menyimpan sejuta cerita yang siap memanjakan imajinasi buah hati Anda.
Menjelajahi kota ini bukan lagi sekadar urusan mampir ke pusat perbelanjaan ber-AC, melainkan perjalanan menangkap ruang edukasi dan kegembiraan yang tersebar di berbagai sudutnya.
Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Larang Anak Bermain di Jalur Rel Saat Libur Sekolah
Wajah pariwisata Kota Pahlawan terus bersolek, menyuguhkan pilihan yang kian beragam bagi para orang tua yang ingin memberikan memori manis bagi anaknya.
Dari Hamparan Salju hingga Lorong Waktu Kolonial
Jika anak Anda mendambakan atmosfer yang berbeda, cobalah mengarahkan kemudi menuju Jl. Ahmad Yani. Di sana, Trans Snow World Surabaya tengah menawarkan pengalaman unik berupa bentangan salju buatan di tengah suhu kota yang menyengat.
Selama periode 20 Juni hingga 12 Juli 2026, mereka menggelar paket khusus "Schooliday" seharga Rp 98.000 per orang untuk pembelian bertiga. Di tempat ini, anak-anak bisa meluncur di atas papan salju dan merasakan dinginnya butiran es, seolah-olah mereka terlempar ke belahan bumi utara.
Namun, kegembiraan sejati tidak selamanya harus ditebus dengan tiket modern. Bergerak agak ke utara, kawasan Kota Lama Surabaya menyajikan petualangan yang tak kalah memikat.
Pemerintah kota berhasil merevitalisasi zona Eropa, Arab, dan Pecinan menjadi kawasan pedestrian yang ramah anak. Berjalan kaki menyusuri arsitektur kolonial di sini ibarat membawa anak-anak melompati mesin waktu.
Baca juga: Liburan di Surabaya Makin Seru, Destinasi Nomor 2 Paling Hits Tahun Ini
Mereka bisa belajar sejarah bangsa langsung dari bangunan yang menjadi saksi bisu masa lalu, sebuah metode edukasi visual yang jauh lebih melekat ketimbang deretan teks di buku sekolah.
Menyusuri Sungai dan Hutan Bakau
Tak jauh dari pusat kota, riak air Sungai Kalimas menanti kedatangan para pelancong cilik. Wisata Perahu Kalimas, khususnya rute dari Taman Prestasi menuju Museum Pendidikan, menawarkan tarif yang sangat ramah kantong, mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 10.000 saja.
Dari atas perahu, anak-anak dapat memandangi lampion warna-warni yang menghiasi bantaran sungai seraya mengamati ekosistem air kota.
Baca juga: Video Mapping Show by LZY Sukses Hipnotis Pengunjung Kota Lama Surabaya
Bagi orang tua yang ingin menjauhkan anak dari ketergantungan gawai (gadget), Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar adalah penawar yang pas. Kawasan hijau seluas 34 hektar ini menyediakan jembatan kayu yang membelah rimbunnya hutan bakau.
Tanpa biaya tiket masuk alias gratis, anak-anak bisa berjalan menghirup udara segar sembari mengamati kepiting bakau dan burung-burung yang hinggap di ranting.
Memilih berlibur di Surabaya berarti mengajak anak menghargai ruang publik. Di sinilah mereka belajar bersosialisasi, bergerak aktif, dan menyerap pengetahuan baru dengan cara yang paling mereka sukai: bermain. Itulah beberapa rekomendasi wisata Surabaya yang dapat anda coba.
Editor : Alim Kusuma