SURABAYA, INFONEWS.ID – PT Wismilak Inti Makmur Tbk kembali mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kali ini, penghargaan diberikan kepada Wismilak Kretek Slim Klik (WKSK) sebagai produk kretek slim pertama di Indonesia yang mengusung teknologi pilihan rasa atau capsulated flavor.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang digelar di Surabaya, Kamis (11/6/2026). Rekor tersebut menjadi penanda perjalanan inovasi Wismilak yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pelopor pengembangan produk kretek nasional.
Baca juga: Pertama Kalinya di Basha Market, Mimori Eksklusif Luncurkan Seri dan Ukuran Terbaru
Direktur Wismilak, Krisna Tanimihardja, mengatakan kehadiran WKSK merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab perubahan tren dan preferensi konsumen yang terus berkembang.
"Hadirnya Wismilak Kretek Slim Klik merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai usaha melalui inovasi produk serta aktif merespons tren pasar," ujar Krisna.
Menurutnya, beberapa tahun terakhir konsumen semakin mencari pengalaman berbeda dari sebuah produk, baik dari sisi rasa, sensasi, maupun teknologi yang ditawarkan. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan karakter utama produk kretek.
Wismilak sendiri bukan nama baru dalam urusan inovasi. Pada tahun 2000, perusahaan tersebut tercatat sebagai produsen kretek slim pertama di Indonesia. Pengalaman itu menjadi fondasi lahirnya berbagai pengembangan produk hingga saat ini.
Melalui WKSK, perusahaan menghadirkan kombinasi karakter kretek dengan teknologi klik yang memungkinkan konsumen memperoleh pilihan sensasi rasa dalam satu produk. Inovasi tersebut juga telah mendapatkan perlindungan hak kekayaan intelektual.
Perwakilan manajemen produksi Wismilak menjelaskan perusahaan memiliki tiga paten yang berkaitan dengan pengembangan WKSK.
"Wismilak memiliki tiga paten, tidak hanya untuk produk Wismilak Kretek Slim Klik, tetapi juga untuk proses produksi dan alat yang digunakan dalam menghasilkan produk tersebut," ujarnya.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang dilakukan tidak berhenti pada pengembangan produk, tetapi juga mencakup teknologi produksi yang mendukung efisiensi dan kualitas hasil akhir.
Budaya inovasi di lingkungan perusahaan juga terus diperkuat melalui berbagai program internal yang mendorong kreativitas karyawan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara perusahaan menjaga daya saing di tengah dinamika industri yang terus berubah.
Direktur Operasional MURI, J. Ngadri, menilai pencapaian tersebut menunjukkan kreativitas industri nasional dalam menghadirkan terobosan baru tanpa meninggalkan akar budaya yang dimiliki.
"MURI berkomitmen mengobarkan semangat kreativitas bangsa melalui pendokumentasian berbagai pencapaian terbaik anak bangsa," katanya.
Bagi MURI, inovasi pada produk kretek memiliki nilai tersendiri karena kretek tidak hanya dipandang sebagai produk industri, melainkan bagian dari warisan budaya Indonesia yang terus berkembang mengikuti zaman.
Pengakuan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana industri kretek nasional terus berupaya menjawab perubahan perilaku konsumen melalui pengembangan teknologi dan diferensiasi produk.
Bagi Wismilak, WKSK bukan sekadar produk baru. Kehadirannya menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga relevansi merek, memperkuat daya saing, dan mempertahankan posisi sebagai salah satu pelaku industri kretek yang konsisten menghadirkan inovasi.
Editor : Alim Kusuma