RUSIA, iNFONews.ID - PT PAL Indonesia memanfaatkan kunjungan kerja pemerintah Indonesia ke Rusia untuk membuka peluang kerja sama baru di sektor maritim dan energi berbasis laut.
Perusahaan galangan kapal nasional tersebut turut mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda bilateral Indonesia-Rusia yang berlangsung pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026.
Baca juga: HUT ke-46 PT PAL, Transformasi IM4 Dorong Produksi Kapal Strategis
Dalam rangkaian kunjungan itu, PT PAL menjalin komunikasi bisnis dengan perusahaan maritim Rusia guna menjajaki pengembangan pembangkit energi berbasis maritim serta peluang kolaborasi industri perkapalan.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, mengatakan partisipasi perusahaan dalam forum internasional tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus memperkuat posisi industri maritim Indonesia di tingkat global.
Menurutnya, kolaborasi lintas negara diperlukan agar industri dalam negeri dapat mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi yang terus berkembang.
"Partisipasi dalam forum ini menunjukkan kesiapan PT PAL untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi global sekaligus memperkuat peran strategis perusahaan dalam industri perkapalan nasional," ujar Diana Rosa.
Salah satu hasil konkret dari kunjungan tersebut adalah penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara PT PAL Indonesia dan Ak Bars Shipbuilding Corporation.
Kesepakatan itu menjadi langkah awal pertukaran informasi dan penjajakan kerja sama untuk pengembangan kapal komersial maupun kapal dengan fungsi khusus (special purpose vessel).
PT PAL berharap kemitraan tersebut dapat membuka peluang transfer pengetahuan, pengembangan teknologi, hingga potensi proyek bersama pada masa mendatang.
Baca juga: Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia
Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menilai sektor maritim menjadi salah satu bidang strategis yang dapat memperkuat hubungan kedua negara.
Menurut AHY, pengembangan infrastruktur dan konektivitas laut memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kunjungan ini menegaskan pentingnya kerja sama pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim yang terintegrasi, termasuk penguatan transportasi multimoda untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata AHY.
Selain menghadiri forum bilateral, delegasi Indonesia bersama PT PAL juga mengunjungi sejumlah fasilitas galangan kapal modern di Rusia.
Baca juga: Strategi PT PAL Indonesia Kejar Predikat GCG Sangat Baik di Tahun 2024
Rombongan berkesempatan melihat langsung pengembangan kapal feri listrik serta berbagai inovasi teknologi yang diterapkan dalam industri maritim negara tersebut.
Kunjungan lapangan itu dimanfaatkan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pembangunan kapal, pengembangan transportasi laut ramah lingkungan, serta penerapan teknologi terbaru yang berpotensi dikembangkan di Indonesia.
Langkah PT PAL memperluas kerja sama internasional dinilai sejalan dengan upaya pemerintah mendorong transformasi industri maritim nasional agar lebih kompetitif, modern, dan mampu bersaing di pasar global.
Melalui kolaborasi dengan mitra luar negeri, PT PAL berharap dapat memperkuat kapasitas industri dalam negeri sekaligus mendukung target Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki daya saing tinggi di kawasan maupun dunia.
Editor : Alim Kusuma