Gubernur Khofifah: Wujud Gotong Royong dan Solidaritas Masyarakat Jatim

Pemprov Jatim Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

infonews.id
Gubernur Jatim kirim bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat (IN/PHOTO: HUMAS)

MEDAN, INFONews.ID - Pemprov Jatim bersama masyarakat Jatim mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat sebagai wujud sinergi, kepedulian dan solidaritas.

 

Baca juga: Resmi! Tak Ada Pesta Rakyat di Jawa Timur Saat Malam Tahun Baru 2026

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Posko Bencana Gedung Kwarda Sumut, Medan, dan diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025).

 

Sementara untuk Provinsi Sumatera Barat dan Aceh akan diserahkan secara khusus dalam waktu berbeda.

 

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Jatim, saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Gubernur Khofifah. 

 

Bantuan bertajuk “Jawa Timur Peduli” tersebut mencapai Rp 5 miliar. Rinciannya meliputi  bantuan permakanan, obat obatan, sandang, perlengkapan keluarga   serta perlengkapan kebersihan pasca banjir. 

 

Bantuan tersebut merupakan amanah seluruh masyarakat Jatim untuk meringankan beban masyarakat Sumatera. 

 

“Hari ini kami datang membawa amanah dari masyarakat Jawa Timur. Mereka menitipkan kepedulian, doa, dan semangat untuk saudara-saudaranya di Sumatera. Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban dan mempercepat proses pemulihan,” ungkapnya.

 

Khofifah berharap masyarakat yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan melalui cobaan ini. Ia juga memohon doa dari semua agar upaya kemanusiaan ini dipermudah dan seluruh saudara kita di daerah terdampak bencana senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

 

“InsyaAllah, dengan gotong royong dan doa dari seluruh masyarakat, saudara-saudara kita di Sumatera bisa segera bangkit. Bantuan ini adalah bentuk kasih sayang dan solidaritas dari masyarakat Jawa Timur,” ucapnya. 

 

Sebagian bantuan telah tiba lebih dahulu di Posko Bencana Sumatera Utara melalui pengiriman gelombang pertama menggunakan truk logistik dari BPBD Jawa Timur. Pengiriman ini berisi makanan siap saji, family kit, selimut, dan perlengkapan kebersihan yang langsung siap didistribusikan oleh Pemprov Sumut.

Sementara itu, kloter kedua bantuan tengah dipersiapkan di gudang BPBD Jawa Timur di Sidoarjo, dengan estimasi muatan sekitar 15 ton. 

 

Baca juga: Lawan Premanisme, Pemprov Jatim Terbitkan Kepgub Satgas Terpadu Jelang Nataru

Terdiri dari obat-obatan tambahan, sandang, perlengkapan balita, hygiene kit, dan air mineral. Bantuan tambahan ini akan diberangkatkan dalam satu hingga dua hari ke depan.

 

Guna memastikan distribusi cepat dan menjangkau wilayah terdampak, Pemprov Jawa Timur bekerja sama dengan TNI dan Polri. Bantuan yang membutuhkan pengiriman segera akan diterbangkan menggunakan pesawat TNI AU melalui Base Ops Lanud Abdulrachman Saleh Malang menuju Medan, dengan kapasitas angkut 12 hingga 15 ton per sortie. 

 

Sementara itu, bantuan berkapasitas besar dan bersifat non-perishable akan diberangkatkan melalui KRI dari Koarmada 2 Surabaya menuju Pelabuhan Teluk Bayur dan Sibolga. Koordinasi teknis terus dilakukan bersama BPBD Sumut, unsur TNI/Polri, dan relawan untuk memastikan bantuan dapat didistribusikan secara merata dan tepat sasaran.

 

Pemprov Jatim memastikan seluruh proses pengiriman bantuan dilakukan secara terukur, cepat, dan terkoordinasi. BPBD Jawa Timur terus memantau perkembangan situasi dan akan mengirimkan tambahan logistik sesuai kebutuhan daerah terdampak. 

 

“Hari ini kami juga mengirimkan sebagian bantuan berupa permakanan, obat-obatan, sandang, perlengkapan keluarga, dan perlengkapan kebersihan. Bantuan tambahan telah disiapkan di gudang BPBD Jatim sambil menunggu pengangkutan melalui Hercules atau KRI sesuai kebutuhan,” jelasnya.

 

Khofifah juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat gerakan kemanusiaan lintas daerah dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana. Relawan dari Jatim, baik untuk kesehatan maupun evakuasi, juga siap diberangkatkan. Koordinasi terus dilakukan mengingat sejumlah akses menuju lokasi masih terhambat akibat longsor dan banjir bandang. 

Baca juga: Solidaritas Tanpa Batas, Jawa Timur Kirim 20 Truk Logistik dan Dana Rp605 Juta ke Sumatera

 

“Bangkit dari bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan kemanusiaan kita semua. Semoga bantuan ini menjadi langkah  menuju pemulihan  baik sosial maupun ekonomi,” katanya.

 

“Rencananya kami juga melakukan hal yang sama untuk Aceh dan Sumatera Barat. Kami melakukan koordinasi dengan Forkopimda di Jatim. Harapan kita bisa hadir saat _golden time_, evakuasi ini membutuhkan tim yang cukup,” imbuhnya.

 

“Chief of command nya tetap BNPB. Maka kami tadi menyampaikan jika relawan, Tagana, BPBD Jatim cukup banyak dan berpengalaman untuk kerja tanggap darurat diberikan izin kesini untuk bisa bersama membantu proses evakuasi kami siap,” pungkasnya. 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas bantuan yang disalurkan. 

 

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Sumut menyampaikan terima kasih pada Pemprov Jatim yang begitu perhatian serius memberikan atensi dan ketulusan bantuan kemanusiaan lewat Posko Darurat Bencana Sumut,” ungkap Surya. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru