Dirut PTP Nonpetikemas Raih Gelar Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta. INPhoto/PTP Nonpetikemas
Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta. INPhoto/PTP Nonpetikemas

SOLO, INFONEWS.ID - Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) atau PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menerima penganugerahan gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam prosesi yang berlangsung di Keraton Solo, Selasa (15/6).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung perekonomian nasional melalui pengelolaan layanan bongkar muat dan penguatan rantai pasok logistik Indonesia.

Melalui penganugerahan itu, Indra resmi menyandang nama kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung Indra Hidayat Sani Kartodipuro. Nama tersebut mengandung makna pengabdian, kepemimpinan, serta tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Prosesi berlangsung bertepatan dengan rangkaian peringatan Malam 1 Suro, momentum yang dalam tradisi Jawa identik dengan refleksi diri dan pembaruan niat dalam menjalankan amanah. Gelar kehormatan diserahkan langsung oleh Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purbaya.

Dalam tradisi Keraton Surakarta, gelar Kanjeng Raden Tumenggung diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki keteladanan, kontribusi nyata, serta pengabdian yang berdampak bagi masyarakat. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan terhadap individu yang turut menjaga dan menghidupkan nilai-nilai budaya Nusantara melalui karya maupun kepemimpinannya.

Penganugerahan kepada Indra membawa pesan bahwa budaya dan dunia modern dapat berjalan beriringan. Keraton Surakarta terus membuka ruang penghormatan kepada tokoh dari berbagai sektor sebagai upaya menjaga relevansi nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat masa kini.

Bagi PTP Nonpetikemas, penghormatan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran perusahaan dalam mendukung sistem logistik nasional. Sebagai operator terminal nonpetikemas, perusahaan memiliki posisi strategis dalam memastikan kelancaran arus barang di pelabuhan, mulai dari komoditas industri, energi, konstruksi hingga kebutuhan pangan.

Kelancaran layanan kepelabuhanan menjadi salah satu faktor penting dalam menekan biaya logistik, menjaga kesinambungan rantai pasok, serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Karena itu, pengelolaan terminal yang efisien dan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas produksi, distribusi, dan perdagangan di berbagai daerah.

PTP Nonpetikemas menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan bongkar muat yang andal, efisien, dan berintegritas guna memperkuat konektivitas serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.

Editor : Alim Kusuma