Pelatihan Jurnalistik Dorong Literasi Digital di Probolinggo

  • Pelatihan jurnalistik di Probolinggo jadi langkah nyata tingkatkan literasi digital dan tangkal krisis digital di era modern. INPhoto / Ainul Yakin

    Pelatihan jurnalistik di Probolinggo jadi langkah nyata tingkatkan literasi digital dan tangkal krisis digital di era modern. INPhoto / Ainul Yakin

  • Ali Masduki (Berdiri Kiri) menjelaskan krisis digital tidak hanya dipicu oleh teknologi, tetapi juga rendahnya literasi dan kesadaran dalam bermedia.

    Ali Masduki (Berdiri Kiri) menjelaskan krisis digital tidak hanya dipicu oleh teknologi, tetapi juga rendahnya literasi dan kesadaran dalam bermedia.

  • Pj. Sekda Dr. Rey Suwigtyo (duduk Depan Tengah) menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung transformasi kota karena memiliki posisi strategis dalam menjaga arus informasi tetap sehat di tengah derasnya perkembangan digital.

    Pj. Sekda Dr. Rey Suwigtyo (duduk Depan Tengah) menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung transformasi kota karena memiliki posisi strategis dalam menjaga arus informasi tetap sehat di tengah derasnya perkembangan digital.

  • Rahmad Hidayat, fotografer Sahabat Lensa menilai bahwa krisis digital menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan mental, literasi, dan moral.

    Rahmad Hidayat, fotografer Sahabat Lensa menilai bahwa krisis digital menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan mental, literasi, dan moral.

PROBOLINGGO, iNFONews.ID – Pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong lahirnya berbagai kemudahan, namun juga memicu krisis digital yang kian mengkhawatirkan, khususnya di kalangan generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, jurnalis bersama Pemerintah Kota Probolinggo melalui Berdampak.Net menggelar pelatihan jurnalistik di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Ali Masduki, Kepala Redaktur Jatimnow, dan Rahmad Hidayat, fotografer Sahabat Lensa. Peserta yang berasal dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum, tampak antusias mengikuti pelatihan sebagai upaya meningkatkan literasi digital.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin yang diwakili Pj. Sekda Dr. Rey Suwigtyo menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung transformasi kota. Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menjaga arus informasi tetap sehat di tengah derasnya perkembangan digital.

Sementara itu, Ali Masduki menilai krisis digital tidak hanya dipicu oleh teknologi, tetapi juga rendahnya literasi dan kesadaran dalam bermedia. Ia menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh konten negatif.

Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak peserta yang tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten yang bijak, akurat, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, mereka dapat berperan sebagai penyaring sekaligus penyebar informasi yang kredibel di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat literasi digital serta menjadikan teknologi sebagai sarana pembangunan, menuju Kota Probolinggo yang lebih maju dan berdaya saing.

Editor : Alim Kusuma