KEDIRI, iNFONews.ID – Rasa was-was warga Dusun Klampisan, Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan, Kediri, setiap kali melintasi akses utama menuju masjid akhirnya sirna.
Tembok bagian barat rumah milik Eko Budi Purnomo yang miring dan nyaris menimpa pejalan kaki, kini dieksekusi untuk pemugaran total, Minggu (14/12/2025).
Langkah taktis ini diambil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, M. Hadi Setiawan, setelah menerima laporan mendesak mengenai potensi bahaya di lokasi tersebut.
Jalur ini merupakan akses vital bagi warga RT 3 dan RT 4, namun kerusakan struktur bangunan membuat warga kerap memutar jalan demi menghindari risiko tertimpa reruntuhan.
“Kondisinya sangat membahayakan, tembok sudah miring parah. Kalau tidak segera dibenahi, kami khawatir menimpa warga yang lewat,” tegas pria yang akrab disapa Cak Hadi tersebut di lokasi.
Tanpa menunggu lama, Cak Hadi memutuskan untuk merobohkan struktur yang labil tersebut dan membangunnya kembali dari nol.
“Kami datang bukan sekadar meninjau, tapi berniat langsung merobohkan tembok ini dan membangunnya kembali agar aman,” tambahnya.
Respons cepat ini menjadi angin segar bagi Eko Budi Purnomo, pemilik rumah. Ia menuturkan bahwa kondisi membahayakan ini sebenarnya sudah ia sampaikan beberapa bulan lalu saat masa reses.
“Menjelang Ramadan lalu saya bertemu Pak Hadi dan Pak Anang. Saya sampaikan kondisi tembok yang membahayakan jamaah masjid ini. Alhamdulillah, aspirasi kami didengar dan sekarang direalisasikan,” ujar Eko dengan lega.
Ia bersyukur karena gang sempit di samping rumahnya itu kini bisa dilewati kembali tanpa rasa takut. “Semoga ini membawa berkah, terutama bagi para pemimpin agar terus peka terhadap nasib rakyat kecil,” imbuhnya.
Perhatian Golkar Kediri hari itu tidak berhenti pada tembok rumah Eko. Saat menyisir lokasi, Cak Hadi mendapati akses lain menuju masjid masih berupa tanah liat yang licin, terutama saat hujan turun. Kondisi ini menyulitkan lansia yang hendak beribadah.
Melihat semangat swadaya warga yang sudah memulai pembangunan jalan tersebut tanpa dana desa, Cak Hadi langsung turut serta memberikan dukungan material.
“Tadi saya lihat ada swadaya murni dari warga untuk jalan masjid. Kami ikut berpartisipasi di sana agar akses ibadah ini lebih nyaman dan tidak lagi membahayakan,” tutur Cak Hadi.
Sebelumnya, bantuan serupa berupa Penerangan Jalan Umum (PJU) juga telah disalurkan di Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan. Program ini diperkuat dengan bantuan pemasangan listrik PJU gratis dari Sekjen DPP Partai Golkar, M. Sarmuji.
Rangkaian aksi turun ke bawah ini merupakan wajah baru perayaan HUT ke-61 Partai Golkar di Kabupaten Kediri. Cak Hadi menegaskan, tahun ini partainya memilih menepi dari hingar-bingar perayaan seremonial dan lebih memilih fokus pada dampak langsung ke masyarakat.
Mulai dari doa bersama (istighosah) untuk keselamatan bangsa, pembagian paket sembako, hingga bedah rumah, menjadi agenda utama.
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Kediri, Ngabdul Kharim, S.H., menambahkan bahwa keterlibatan sayap partai dalam kegiatan ini adalah bukti konkret kehadiran mereka di tengah rakyat.
“Kami ingin memastikan keberadaan Golkar benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya hadir saat butuh suara, tapi hadir saat warga butuh solusi,” pungkas Kharim.
Laporan: Eric Setyo Pambudi
Editor : Alim Kusuma