Sabtu, 31 Jan 2026 01:41 WIB

RS Kemenkes Surabaya - Yakes Telkom MoU Kerjasama Layanan Kesehatan, Dilengkapi PET Scan & SPECT-CT 

RS Kemenkes Surabaya dan Yakes Telkom Tandatangani Kerjasama Layanan Kesehatan dan PET Scan & SPECT-CT di Auditorium Heritage RS Kemenkes Surabaya (IN/PHOTO: TUDJI)
RS Kemenkes Surabaya dan Yakes Telkom Tandatangani Kerjasama Layanan Kesehatan dan PET Scan & SPECT-CT di Auditorium Heritage RS Kemenkes Surabaya (IN/PHOTO: TUDJI)

SURABAYA, INFONews.ID - RS Kemenkes Surabaya tandatangani kerjasama dengan Yayasan Kesehatan Telkom (Yakes Telkom). Kerjasama itu merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat layanan rujukan kesehatan nasional serta mendukung transformasi layanan kesehatan, yang digelar di Auditorium Heritage RS Kemenkes Surabaya, Rabu (3/12/2025).

Komitmen kerjasama tersebut ditandai penandatanganan perjanjian layanan kesehatan, yang membuka akses lebih luas bagi peserta jaminan Yakes Telkom untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal di RS Kemenkes Surabaya, yang terletak di Jalan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur. 

Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha M.L Siahaan, SH., MARS., MH.Kes, menyampaikan, kerjasama ini merupakan salah satu tonggak sejarah yang penting dalam pengembangan layanan kesehatan berjenjang, khususnya untuk kasus rujukan kedokteran nuklir. 

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke luar kota, ke Jakarta apalagi ke luar negeri untuk mendapatkan pemeriksaan kedokteran nuklir yang lengkap,” ujar dr Martha.

Ditambahkan, upaya itu sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan untuk menghadirkan layanan unggulan berkelas dunia di seluruh rumah sakit vertikal, sekaligus memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan paripurna, modern, dan tepat waktu tanpa harus ke luar negeri.

Terangkai dengan acara itu, RS Kemenkes Surabaya juga menggelar talkshow kesehatan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai layanan terbaru PET Scan dan SPECT-CT. 

"Layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan, merupakan yang pertama dan satu-satunya di Jawa Timur," kata dr. Tri Pera Sucianti, Sp.KN-TM, mengawali paparannya. 

Dokter Tri Pera menyampaikan, kehadiran layanan ini menjadi langkah besar dalam peningkatan kualitas diagnosis di Jatim. Dengan proses yang lebih efisien dan aman, masyarakat tidak lagi perlu bepergian ke luar daerah untuk mendapatkan layanan PET Scan.

Sedangkan SPECT-CT (Single Photon Emission Computed Tomography – Computed Tomography), sebuah teknologi pencitraan medis yang menggabungkan pemeriksaan nuklir (SPECT) dengan pencitraan anatomi detail (CT Scan). 

“Layanan ini merupakan one stop service pertama di Jawa Timur untuk penanganan keganasan kanker, khususnya kanker tiroid. Kami melakukan end-to-end service, mulai dari pemeriksaan laboratorium in-vitro, diagnostik dengan PET/SPECT, hingga terapi ablasi,” urainya. 

Teknologi itu memungkinkan deteksi dini berbagai kondisi kardiologi, gangguan saraf, serta kasus keganasan dengan tingkat akurasi sangat tinggi. 

"Tidak hanya untuk deteksi awal kanker, PET Scan berperan penting dalam proses staging, restaging, hingga pemantauan respons terapi, sehingga pasien dapat memperoleh penatalaksanaan yang lebih tepat, cepat dan terpersonalisasi," terang dr. Tri Pera.

Dijelaskan, kombinasinya memungkinkan visualisasi fungsi organ dan struktur tubuh secara lebih komprehensif, sehingga sangat membantu dalam mendeteksi kelainan seperti gangguan jantung, kelainan tulang, infeksi, tumor, serta evaluasi pasca terapi. 

Sambil mengacu gambar yang ditampilkan, bahwa kemampuan SPECT-CT dalam memetakan aktivitas sel maupun organ secara lebih spesifik menjadikan alat diagnostik yang esensial untuk perencanaan terapi yang tepat dan menyeluruh di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan RI itu.

Dengan dukungan teknologi mutakhir PET Scan dan SPECT-CT, layanan ini mampu mendeteksi dan menangani berbagai penyakit serius seperti kanker, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung dengan hasil yang lebih presisi, cepat, dan efektif.

Di RS Kemenkes Surabaya, khususnya Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler ini mampu memberikan layanan yang mencakup, 

* Pemeriksaan laboratorium in-vitro (RIA/RIRA)

* PET Scan (Positron Emission Tomography) untuk mendeteksi kelainan metabolisme tubuh 

* SPECT-CT (Single Photon Emission Computed Tomography – Computed Tomography) untuk pemetaan organ dan jaringan secara detail 

* Terapi ablasi kanker tiroid dengan pendekatan presisi Seluruh prosedur dilakukan dengan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), yaitu penggunaan dosis radiasi serendah mungkin tanpa mengurangi kualitas hasil diagnostik.

“Dengan adanya fasilitas ini, pasien bisa memperoleh deteksi dini maupun terapi presisi di daerah sendiri,” ujar dr. Tri Pera. (*)

 

 

 

.

Editor : Tudji Martudji