SURABAYA, iNFONews.ID – Di era serba digital ini, bagaimana cara efektif memanfaatkan media sosial untuk pelayanan publik?
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Lilik Hendarwati, membuka rahasianya. Dalam acara Jagongan Bareng Rumah Literasi Digital (RLD) di Surabaya, Senin (8/9/2025),
Lilik membagikan tips jitu yang telah ia praktikkan sendiri. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Literasi Internasional 2025, dengan fokus pada optimalisasi media sosial.
Lantas, apa saja kunci sukses Lilik dalam membangun citra positif dan memberikan dampak nyata melalui dunia maya?
1. Autentisitas adalah Segalanya
"Jangan pernah membuat konten yang dibuat-buat. Tampilkan diri Anda apa adanya, dengan kegiatan yang benar-benar Anda lakukan," tegas Lilik.
Ia percaya, kejujuran dan transparansi adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
2. Video, Lebih dari Sekadar Gambar Bergerak
"Manfaatkan kekuatan visual! Video mampu menyampaikan pesan dengan lebih efektif dan menarik," saran Lilik.
Ia merekomendasikan untuk merekam berbagai kegiatan, mulai dari kunjungan lapangan hingga dialog bersama warga, dan mengemasnya dalam format yang kreatif.
3. Berdayakan Masyarakat, Berdayakan Diri
"Media sosial adalah alat yang ampuh untuk mendukung UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Lilik.
Ia berbagi pengalamannya dalam memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM melalui platform digital.
4. Temukan Sisi Menarik dalam Setiap Momen
Lupakan rapat-rapat yang membosankan! "Cari sisi humanis, cerita inspiratif, atau momen lucu dalam setiap kegiatan," kata Lilik.
Ia menuturjan pentingnya kreativitas dalam menciptakan konten yang memikat perhatian.
5. Bangun Koneksi Emosional
"Jangan hanya menyampaikan informasi secara kaku. Sentuh hati masyarakat dengan konten yang personal dan relevan dengan kehidupan mereka," saran Lilik.
Ia merekomendasikan untuk berbagi pengalaman pribadi, kisah inspiratif, atau momen-momen yang menyentuh.
Dengan mengikuti tips dari Lilik Hendarwati, diharapkan semakin banyak anggota dewan yang mampu memanfaatkan media sosial secara optimal untuk melayani masyarakat.
"Media sosial bukan sekadar alat untuk membangun citra, melainkan sarana untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," pungkasnya.
Editor : Alim Kusuma