Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty. INPhoto/Kemendag RI

SURABAYA, iNFONews.ID - Dalam atmosfer semangat kewarganegaraan, masyarakat akan merayakan pesta demokrasi sebagai tonggak bersejarah dalam perjalanan negara setiap lima tahun sekali.

Indonesia akan melakukan pemungutan suara untuk memilih Presiden baru dan anggota legislatif. Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, turut mengucapkan selamat kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia atas peristiwa penting ini.

Ia mengatakan selama 25 tahun terakhir, Indonesia telah membuktikan kepada rakyatnya dan dunia, nilai bawaan sistem demokrasi dalam hal peralihan kekuasaan secara damai dan politik inklusif.

“Demokrasi di Indonesia merupakan sumber stabilitas regional dan global serta kekuatan perdamaian dunia. Demokrasi di dalam negeri memberikan kredibilitas dan penerimaan yang lebih besar terhadap seruan reformasi sistem internasional dan tuntutan perdamaian,” ungkapnya dalam pertemuan daring dengan jurnalis di Surabaya, Senin (12/02/2024).

Tahun 2024 menjadi tahun yang istimewa bagi negara-negara demokrasi merupakan tahun pemilu terbesar dalam sejarah dunia. Negara-negara di seluruh dunia, terutama Indonesia dan India, telah membuktikan secara meyakinkan bahwa bagi masyarakat majemuk dan beragam, jalur demokrasi adalah satu-satunya jalan nyata menuju pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

“Kita semua telah menyaksikan dengan penuh daya tarik kampanye pemilu Indonesia pada putaran pemilihan presiden kali ini. Selama kampanye ini, kandidat-kandidat yang berbeda telah mengartikulasikan kebijakan-kebijakan mereka masing-masing dan perbedaan-perbedaan yang ada dengan penuh rasa hormat,”ucapnya.

Ia menambahkan penyelenggaraan pemilu yang kredibel dalam skala besar merupakan prestasi yang luar biasa. Saya mengucapkan selamat atas upaya KPU atas upaya besar yang telah dilakukan dalam pendidikan pemilih dan penyelenggaraan pemilu di negara kepulauan dimana logistik merupakan tantangan besar.

“Pemilu di Indonesia tidak diragukan lagi merupakan pemilu yang paling rumit di seluruh dunia. Tidak umum diketahui bahwa pemilu di Indonesia diselenggarakan dalam satu hari dan melibatkan sekitar 204 juta pemilih yang akan memilih lebih dari 20.000 wakil nasional dan daerah. Para pemilihnya tersebar di ribuan pulau di kepulauan terbesar dunia,” imbuhnya.

Masyarakat perlu diberikan kesempatan untuk memilih di lebih dari 800.000 TPS yang tersebar di seluruh negeri. Begitu pula dengan diaspora Indonesia yang juga mempunyai kesempatan untuk memilih di Kedutaan Besarnya di luar negeri. Ini adalah prestasi luar biasa yang sulit ditiru oleh sebagian besar negara.

Perlu diketahui, bahwa Indonesia dengan jumlah pemilih lebih dari 80% pada tahun 2019 memiliki tingkat partisipasi demokratis yang membuat iri negara-negara demokrasi yang lebih mapan di dunia.

Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan bersama dengan India dan Amerika Serikat, Indonesia mewakili aspirasi hampir dua miliar orang yang hidup dalam kerangka demokrasi.

Pemerintahan demokratis melindungi hak-hak kelompok minoritas dan perempuan. Baik di Indonesia maupun India telah menyaksikan pemberdayaan perempuan yang tidak dapat dielakkan.

Saat ini, Indonesia memiliki 30% reservasi kursi bagi perempuan di lembaga legislatif dan India telah mengesahkan Undang-Undang Amandemen Konstitusi ke-106 pada bulan September 2023 yang memberikan 33% kursi bagi perempuan di lembaga legislatif.

Reporter : Patrick Cahyo Lumintu

Editor : Alim

Berita Terbaru