Selasa, 17 Feb 2026 23:58 WIB

Pembekalan Etika Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan

Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan 2 digelar PWI Malang (Foto: IN/ist)
Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan 2 digelar PWI Malang (Foto: IN/ist)

INFOnews.id | Malang - Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) angkatan 2 digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, di Gedung DPRD Kota Malang Sabtu, (20/8/2022).

Kegiatan OKK diberikan untuk calon anggota PWI. Selama OKK mereka di bekali materi Etika Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan PWI. Ketua PWI Malang Raya, Cahyono menyatakan, Peserta OKK merupakan wartawan yang lulus UKW angkatan pertama hingga ke lima di tahun 2022.

"Totalnya untuk uji kompetensi 1 sampai angka ke-5 ada 121 peserta," urai Cahyono.

Disebutkan, OKK digelar karena mengacu regulasi PWI Pusat. Yakni wartawan muda yang akan melakukan ujian kompetensi terlebih dulu harus mengikuti OKK.

"Materinya tidak hanya mengajarkan kompetensi kewartawanan saja, tapi pemahaman mekanisme kejurnalistikan," tambahnya.

Tujuannya, pewarta yang mengikuti OKK akan mendapatkan sertifikat dan identitas PWI. Ia berharap, bagi yang sudah jadi anggota dapat menjaga marwah lembaga ini.

"Sebab banyak yang ingin mendaftar anggota PWI, sehingga saya tegaskan, harus lulus uji kompetensi dulu," paparnya.

Ditekankan agar anggota PWI tidak melakukan pelanggaran UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Justeru harus membantu melakukan edukasi.

"Bantu lembaga ini, dalam mengedukasi teman teman yang baru jadi wartawan. Karena banyak nya media online yang berdiri," tegas Cahyono.

Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim dalam sambutannya menyatakan bahwa orientasi kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) saat ini menjadi trend. Banyak anggota PWI, bahkan yang lama (anggota biasa) berbondong-bondong mengikuti, untuk merefresh pengetahuan dan posisi wartawan di mata publik.

"Lulus Uji Kompetensi Wartawan, hanyalah lulus uji teori dan praktik ilmu kewartawanan dan ke jurnalistikan. Seseorang yang punya kapasitas jurnalistik tapi tidak lolos Uji Kompetensi Moral dan Etik, itu sangat berbahaya" ungkap Lutfil Hakim.

Untuk diketahui, kegiatan OKK itu diikuti okeh wartawan dari berbagai media dan kota di Jawa Timur, selain Malang, Batu, Blitar, Lumajang dan Surabaya. (inf/rls/red)

Editor : Tudji Martudji