Pandemi Covid-19 Belum Usai

Sambang Jember, Gubernur Khofifah Gowes Pemulihan Ekonomi

INFOnews.id | Jember - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa kembali mengingatkan kepada masyarakat, bahwa pandemi Covid-19 belum usai, dan pemakaian masker harus terus dikenakan. Itu disampaikan Gubernur Khofifah usai talk show 'Sambang Kabupaten Jember, Gowes dan Pemulihan Ekonomi' di Radio RRI Jember, Minggu (15/11/2020).

Mendampingi Gubernur Khofifah, Forkopimda Jatim, Plt Bupati Jember Abdul Muchid Arif, Forpimda Kab Jember, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan instansi terkait lainnya.

"Dalam rangkaian gowes ini, saya ingin berpesan, bahwa pandemi Covid-19 belum usai, untuk itu terus kita lakukan dengan tetap mengenakan masker. Dan, karena akan ada pilkada, saya mengingatkan agar pilkada berjalan lancar, baik dan aman, tetap waspada mencegah penyebaran Covid-19," ujar Gubernur Khofifah.

Usai melakukan gowes, dan finish di Kantor Perwakilan BI Jember, terangkai dengan penyerahan berbagai bantuan untuk masyarakat dan pelaku UMKM di Kabupaten Jember. Gowes bersama dengan instansi vertikal diantaranya juga diikuti Kepala Kanwil BI Jatim, Kanreg OJK, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM, Himbara, hingga Kanwil BPN, ini merupakan rangkaian sosialisasi protokol kesehatan dan program pemulihan ekonomi.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, sinergitas dilakukan dalam berbagai penjuru, sehingga masyarakat yang terdampak bisa kembali bangkit," ujar Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim itu, menyebut dalam rangkaian pemulihan ekonomi berbagai program dan stimulus diberikan baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jatim, berupa BLT, BNPT, Bantuan Subsidi Upah, dan Banpres-PUM untuk para usaha mikro. Juga ada stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit. Program tersebut untuk membantu dan mengurangi beban masyarakat akibat dampak Covid-19.

"Kami berharap semua ini bisa menjadi komplementer dari seluruh layanan sosial ekonomi kita. Tentu, harapannya adalah bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir," tegas mantan Menteri Sosial ini.

Dan, karena menghadapi Pilkada, Gubernur Khofifah juga mengingatkan bahwa harus ada partisipasi semua pihak agar pilkada berjalan lancar, aman masyarakatnya juga harus sehat.

“Kami ingin memastikan bahwa rakyat sehat, ekonomi sehat. Terpenting, masyarakatnya sehat, ekonomi sehat, masyarakatnya selamat dan ekonominya juga selamat,” tegas Khofifah.

Masih kata Gubernur Khofifah, ke depan diharapkan tidak hanya Bank Jatim, Bank UMKM Jatim saja yang bersinergi, juga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), antara lain Bank Mandiri, Bank BNI dan BRI, juga bank lainnya.

"Ini penting, karena peran perbankan sangat diperlukan dalam pemulihan ekonomi di Jawa Timur, terutama dalam hal perkreditan rakyat. Dan, kita harus bersinergi, harus kolaborasi, karena masing-masing institusi memiliki program yang komitmennya sama untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM,” terangnya.

Start gowes dilakukan di Kantor Perwakilan BI Jember. Gubernur Khofifah mengenakan kaos hitam bertuliskan "Pakai Masker”. Rute yang dilalui, dari kantor BI, Pasar Gebang, kemudian meninjau UMKM Purnomo Jati, dan menyapa warga yang tengah berolahraga dan PKL di Alun-alun Kabupaten Jember. 

Finish gowes, kembali di Perwakilan BI. Dirangkai penyerahan bantuan, Kepala Perwakilan BI Difi A. Johansyah menegaskan, pihaknya sepakat protokol kesehatan merupakan hal yang mutlak untuk dijalankan.

Lanjut Difi, dari BI, melihat semua sektor sudah on track kecuali sektor makanan minuman dan transportasi.

“Untuk Mamin, tinggal tunggu waktu saja. Kalau kepercayaan masyarakat sudah kembali pulih, kembali ke restoran. Perdagangan antar mulai juga sudah mulai pulih, maka otomatis sektor makanan minuman akan kembali pulih. Jangan sampai kita kebablasan lagi,” katanya sambil menyampaikan optimisme perekonomian Jatim akan segera pulih. (tji)

infonews.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Berita Terkait