Jumat, 09 Okt 2026 21:22 WIB

Wonokromo Bersih dari Bangunan Liar: Garda Satu DPC Surabaya Dukung Penataan Kawasan

Garda Satu DPC Surabaya dukung Kecamatan Wonokromo mewujudkan kawasan tertib, bersih, dan bebas dari bangunan liar (IN/PHOTO: EDY)
Garda Satu DPC Surabaya dukung Kecamatan Wonokromo mewujudkan kawasan tertib, bersih, dan bebas dari bangunan liar (IN/PHOTO: EDY)

SURABAYA, INFONews.ID – Garda Satu DPC Surabaya menyatakan dukungannya terhadap Kecamatan Wonokromo dalam mewujudkan kawasan yang tertib, bersih, dan bebas dari bangunan liar. Dukungan itu disampaikan dalam konsolidasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dan Kecamatan Wonokromo dengan tema “Wonokromo Bersih dari Bangunan Liar”.

Pertemuan tersebut dihadiri Camat Wonokromo, Rerry Setianingtyaswati, S.H., beserta jajarannya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarpihak dalam menyikapi persoalan bangunan liar yang berpotensi mengganggu ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan.

Penataan bangunan liar menjadi fokus utama pembahasan. Upaya penertiban diharapkan dilakukan secara terkoordinasi, sesuai peraturan yang berlaku, serta mengedepankan komunikasi dan pendekatan yang baik kepada masyarakat.

Sekretaris Garda Satu DPC Surabaya, Herman, S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Surabaya dan Kecamatan Wonokromo. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat sangat diperlukan agar penataan lingkungan berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi warga.

“Penataan wilayah bukan hanya soal menertibkan bangunan liar, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Karena itu, koordinasi dan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan agar pelaksanaannya sesuai aturan sekaligus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,” ujar Herman.

Sementara itu, Edy Prasetyo, Divisi Tatib Garda Satu DPC Surabaya, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban wilayah melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat kewilayahan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.

Ia berharap upaya mewujudkan Wonokromo yang bersih dari bangunan liar dilakukan secara konsisten dengan mengedepankan ketegasan dalam penerapan aturan, pendekatan humanis, serta komunikasi terbuka kepada warga terdampak.

“Ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dan mendukung program penataan wilayah demi kepentingan bersama,” kata Edy.

Melalui konsolidasi ini, Garda Satu DPC Surabaya berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Kecamatan Wonokromo terus ditingkatkan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan saja, melainkan berlanjut melalui langkah nyata dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, program “Wonokromo Bersih dari Bangunan Liar” diharapkan menjadi gerakan bersama untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Wonokromo Tertib, Wonokromo Bersih, Surabaya Semakin Nyaman. (*)

Editor : Tudji Martudji