Jumat, 21 Agu 2026 14:38 WIB

Kerja Sama Dindik Jatim-HGI Disorot, Afiliasi Higgs Domino Dipertanyakan

Kerja sama Dindik Jatim dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology disorot terkait dugaan afiliasi dengan ekosistem Higgs Domino. INPhoto/Istimewa
Kerja sama Dindik Jatim dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology disorot terkait dugaan afiliasi dengan ekosistem Higgs Domino. INPhoto/Istimewa

SURABAYA, INFONEWS.ID - Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan Higgs Games Island (HGI) Research Centre dan BOKE Technology menjadi sorotan. Rencana kolaborasi di bidang pendidikan vokasi dan kecerdasan buatan (AI) dipertanyakan setelah muncul informasi mengenai keterkaitan sejumlah entitas tersebut dengan ekosistem Higgs Games Island yang sebelumnya dikenal melalui permainan Higgs Domino Island (HDI).

Kerja sama itu bermula dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Dindik Jatim dan HGI Research Centre di Shanghai, Tiongkok, pada 11 Juni 2026.

Kolaborasi diarahkan untuk memperkuat pendidikan vokasi, pengembangan talenta digital, AI, animasi, serta hubungan antara sekolah dan industri. Dalam informasi sebelumnya, HGI Research Centre disebut sebagai anak perusahaan BOKE Electronics.

Sorotan muncul setelah dokumentasi kunjungan Dindik Jatim ke Shanghai memperlihatkan Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai bersama sejumlah perwakilan HGI.

Dalam salah satu dokumentasi, Aries terlihat mengenakan kaus bergambar ikon Leon yang dikenal berkaitan dengan permainan HGI. Sosok yang disebut sebagai Mr. Rey, perwakilan HGI, juga tampak dalam sejumlah kegiatan.

Persoalan menjadi sensitif karena pemerintah sebelumnya pernah mengambil tindakan terhadap Higgs Domino Island.

Pada 8 Agustus 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah melakukan pemutusan akses serta penghapusan aplikasi Higgs Domino Island dari Google Play Store dan Apple App Store sebagai bagian dari penanganan konten perjudian online.

Rencana Pelatihan 5.000 Guru

Penjajakan kerja sama pendidikan berlanjut pada Juli 2026 melalui rencana program Game+ Education. Salah satu targetnya adalah pelatihan pemanfaatan AI bagi 5.000 guru SMK di Jawa Timur.

Perwakilan BOKE Technology juga mengunjungi sejumlah SMK yang memiliki keunggulan di bidang animasi di Malang, Singosari, dan Surabaya pada 23 Juli 2026.

Aries menegaskan, kerja sama tersebut sejak awal ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pendidikan vokasi.

“Dasar utama kami adalah kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi pendidikan guru dan murid SMK Jawa Timur, khususnya pada bidang Artificial Intelligence, animasi, digital content, dan teknologi kreatif,” kata Aries.

Namun, terkait informasi mengenai kemungkinan hubungan HGI Research Centre dan BOKE Technology dengan Higgs Games Island maupun Higgs Domino Island, Aries mengaku belum mengetahuinya.

“Kami tidak mengetahui, terima kasih atas informasi dan kami memandangnya sebagai masukan untuk melakukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Aries, Dindik Jatim tidak menutup kemungkinan mengevaluasi kerja sama jika hasil verifikasi menemukan persoalan afiliasi perusahaan, aspek hukum, maupun hal lain yang bertentangan dengan prinsip pendidikan.

“Kalaupun kerja sama pendidikan dilanjutkan, ruang lingkupnya harus secara tegas terbatas pada pendidikan, peningkatan kompetensi guru, AI, animasi, teknologi kreatif dan penguatan link and match SMK dengan perkembangan industri,” katanya.

Aries Jelaskan Kehadiran di Turnamen Domino

Sorotan terhadap hubungan Aries dengan pihak HGI juga dikaitkan dengan kehadirannya dalam Surabaya Domino Tournament 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya pada April 2026.

Dalam kegiatan yang didukung HGI tersebut, Aries terlihat berada di panggung dan menyerahkan hadiah secara simbolis kepada salah satu pemenang.

Aries mengatakan kehadirannya bukan dalam kapasitas sebagai Kepala Dindik Jatim dan bukan pula atas penugasan gubernur. Ia menyebut hadir atas undangan panitia secara pribadi di luar jam kedinasan.

“Saya diundang panitia yang kebetulan panitia kenal dengan saya, jadi bukan dari sponsor. Saya diundang bukan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, tapi atas nama pribadi karena panitianya kenal dengan saya dan kegiatannya malam hari di luar tugas saya sebagai Kepala Dinas,” jelas Aries.

Rangkaian pertemuan dan agenda tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai batas antara penjajakan kerja sama pendidikan dengan hubungan personal maupun kelembagaan dengan pihak yang berada di balik HGI.

Apalagi, program pelatihan 5.000 guru masih berada dalam tahap penjajakan. Bentuk perjanjian, sumber pembiayaan, hingga struktur hubungan antarpihak belum dijelaskan secara rinci.

Aries memastikan Dindik Jatim akan menjaga agar kerja sama tidak bergeser menjadi kepentingan komersial.

“Tidak ada ruang bagi promosi judi online, transaksi chip, aktivitas perjudian maupun pemasaran platform kepada murid,” tegasnya.

Ia menambahkan, perlindungan siswa menjadi pertimbangan utama sebelum kerja sama dilanjutkan.

“Apabila berdasarkan hasil verifikasi terdapat aspek lain, etik maupun afiliasi perusahaan yang tidak sesuai dengan prinsip tersebut, maka Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tentu akan mengevaluasi bahkan tidak melanjutkan kerja sama,” ujar Aries.

Editor : Alim Kusuma