Pernah Pimpin Instalasi Farmasi RS UNAIR, Alumni Farmasi UNAIR Kini Lanjut S3 di Australia

Reporter : Eric Setyo Pambudi
Alumni Fakultas Farmasi UNAIR, apt. Khusnul Fitri Hamidah, diterima sebagai mahasiswa doktoral di Griffith University Australia setelah berkarier di RS UNAIR. INPhoto/FF UNAIR

SURABAYA, INFONEWS.ID - Perjalanan karier apt. Khusnul Fitri Hamidah, S.Farm., M.Farm.Klin. membawanya menembus panggung akademik internasional. Alumni Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) itu resmi diterima sebagai mahasiswa program doktor di Griffith University, Australia, setelah lebih dari satu dekade berkiprah di dunia pelayanan kefarmasian.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa lulusan Farmasi UNAIR mampu bersaing di tingkat global. Sebelum melanjutkan studi doktoral, Khusnul membangun karier di Rumah Sakit Universitas Airlangga sejak 2012.

Baca juga: Alumni FF UNAIR Berkiprah di Industri Farmasi Global, Muhamad Cursor Rafidian Pimpin Pabrik Kalbe di Nigeria

Selama bertugas, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis hingga menjabat sebagai Kepala Instalasi Farmasi pada periode 2021–2023. 

Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengembangan layanan farmasi yang berorientasi pada keselamatan pasien serta peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Tak hanya berkecimpung di layanan kesehatan, Khusnul juga aktif berbagi pengalaman sebagai praktisi mengajar dan dosen tamu di berbagai perguruan tinggi. Kegiatan itu menjadi bagian dari upayanya mendorong peningkatan kompetensi calon apoteker dan tenaga kesehatan.

Baginya, profesi apoteker bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian kepada masyarakat. Prinsip tersebut ia pegang melalui motto hidup, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama."

Baca juga: Tinggalkan Kuliah di Semarang, Mahasiswi Asal Nunukan Kejar Mimpi Masuk Gizi UNAIR

Khusnul mengaku pengalaman belajar di Fakultas Farmasi UNAIR memberi fondasi kuat bagi perjalanan akademik maupun profesionalnya. 

Menurutnya, kampus tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga keterampilan praktik dan jaringan profesional yang mendukung pengembangan karier.

"Manfaat yang saya peroleh dari Fakultas Farmasi UNAIR sangat besar, baik dari aspek keilmuan, keterampilan praktik, jejaring profesional, maupun pengembangan karier. Selama menempuh studi Magister Farmasi Klinik, saya tetap aktif berpraktik sebagai apoteker di RS Universitas Airlangga sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pelayanan farmasi klinik di rumah sakit," ungkapnya.

Baca juga: Kasus DBD Meningkat, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

Keberangkatan Khusnul ke Griffith University diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa maupun alumni Fakultas Farmasi UNAIR untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring internasional, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu farmasi dan pelayanan kesehatan.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat rekam jejak Fakultas Farmasi UNAIR dalam melahirkan lulusan yang mampu berkiprah di dunia profesional maupun akademik hingga tingkat internasional

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru