Kamis, 13 Agu 2026 20:34 WIB

Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk Bersama Presiden Prabowo

Peresmian Jembatan Perintis Garuda dan 3 ribu sumber air bersih, Gubernur Jatim, TNI AD bersama Presiden RI Prabowo (IN/PHOTO: HUMAS)
Peresmian Jembatan Perintis Garuda dan 3 ribu sumber air bersih, Gubernur Jatim, TNI AD bersama Presiden RI Prabowo (IN/PHOTO: HUMAS)

NGANJUK, INFONews.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menghadiri peresmian 3.395 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 sumber air bersih TNI AD bersama Presiden RI Prabowo Subianto. Acara berlangsung secara virtual di Jembatan Perintis Garuda, Desa Genjeng, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Kamis (13/8/2026).

Jembatan di Desa Genjeng yang diresmikan Presiden Prabowo itu dinilai sangat strategis. Jembatan sepanjang 18 meter dan lebar 1,8 meter ini menghubungkan 40 desa di dua kecamatan, yaitu Pace dan Loceret. Kapasitas beban maksimal jembatan mencapai 3,5 ton dengan kecepatan melintas maksimal 10 km/jam.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur dasar yang dilakukan jajaran TNI dan Polri. Ia meyakini jembatan dan sumber air bersih tersebut akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah perdesaan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Menurut Khofifah, keberadaan Jembatan Perintis Garuda mempermudah akses menuju sekolah, pusat kegiatan ekonomi, serta memperlancar mobilitas warga sehari-hari. Di Provinsi Jawa Timur sendiri, sudah terbangun 270 Jembatan Perintis Garuda.

“Jembatan-jembatan tersebut membantu membuka akses antarkampung dan antardesa, meningkatkan keselamatan, serta memudahkan masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan jembatan tidak hanya soal konektivitas fisik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan akses yang lebih terbuka, distribusi hasil pertanian, peternakan, dan produk ekonomi desa menjadi lebih mudah. Kondisi ini diharapkan membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika akses antarwilayah semakin terbuka, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aktivitas ekonomi juga semakin bergerak. Ini tentu akan mengungkit perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan hingga daerah terpencil,” jelasnya.

Khofifah menilai program tersebut selaras dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan dari desa dan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap infrastruktur dasar.

“Ini adalah bentuk nyata bagaimana pembangunan memberikan kemudahan dan percepatan akses bagi mobilitas masyarakat kampung dan desa. Anak-anak juga bisa lebih cepat dan aman menempuh perjalanan dari rumah menuju sekolah,” katanya.

Selain jembatan, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi pembangunan 3.000 sumber air bersih oleh TNI AD. Di Jawa Timur, sudah terbangun 81 sumber air bersih. Program ini dianggap sangat strategis di tengah musim kemarau yang berpotensi menyebabkan kekeringan di sejumlah daerah.

“Kami bersyukur karena di tengah masuknya musim kemarau di berbagai daerah di Jawa Timur, pemerintah bersama TNI hadir membangun sumber-sumber air bersih. Ini tentu sangat berarti bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap sumber air bersih tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung pengairan persawahan sehingga ikut memperkuat ketahanan pangan.

“Harapannya sumber air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga bisa mendukung pengairan persawahan. Dengan begitu, program ini ikut memperkuat ketahanan pangan di masing-masing wilayah,” harapnya.

Menurut Khofifah, konektivitas yang semakin baik dan ketersediaan air bersih yang memadai menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari desa, kita dorong akses semakin terbuka, ekonomi semakin tumbuh, dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan rasa bangga atas kerja keras jajaran TNI-Polri yang membantu masyarakat melalui misi-misi tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih di seluruh Indonesia akan memberi manfaat luas bagi warga.

Jika sebelumnya siswa harus memutar jalan, kini keberadaan jembatan mempercepat akses menuju sekolah.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi atas sumbangsih dan kerja keras TNI-Polri yang dipersembahkan untuk rakyat sehingga memudahkan mobilitas maupun akses di pedesaan maupun wilayah pedalaman Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.

Ia juga mengapresiasi dedikasi dan inisiatif jajaran TNI serta Polri yang menjalankan misi pengabdian nyata sebagai benteng dan pelayan rakyat. Peresmian infrastruktur skala masif ini, menurutnya, menjadi bukti konkret gotong royong dan kemandirian bangsa dalam menghimpun kekuatan internal demi kemakmuran bersama.(*)

Editor : Tudji Martudji