Kamis Dinihari Gemparkan Warga

Robby Berjibaku Jinakkan Anjing Lepas Usai Lukai Warga Petemon Surabaya

Reporter : Tudji Martudji
Robby dari K9 jinakkan anjing lepas usai gigit warga di kawasan Jalan Petemon Surabaya, Kamis dinihari (IN/PHOTO: JEFRI)

SURABAYA, iNFONews.ID - Warga Surabaya di buat heboh, resah dan ketakutan dengan lepasnya anjing peliharaan yang sempat melukai warga di perkampungan padat di kawasan Jalan Simomulyo, Petemon, dan Simo Katrungan, Rabu 13 Mei 2026, malam.

Usai turun hujan, malam itu warga berkerumun menyaksikan upaya penjinakan yang dilakukan seseorang warga kampung itu, disebut relawan di Pemkot Surabaya, warga menyebut namanya Sugeng. Itu dilakukan karena anjing berbulu putih kombinasi hitam tersebut sebelumnya melukai seorang ibu, baju jenis daster yang dikenakan robek. 

"Sempat menyerang seorang ibu, bajunya robek. Itu mau diamankan sama Pak Sugeng, tapi tangannya juga terluka," ucap seorang warga, di lokasi kejadian, Kamis (14/5/2026), dinihari. 

Bersamaan, datang Robby warga Jalan Pakis yang mendapat telepon dari seseorang lengkap dengan memberi lokasi atau Map keberadaan anjing. Upaya menjinakkan dilakukan dan Robby berhasil mengalungkan rantai atau tali pengikat ke leher anjing, yang sebelumnya sempat meronta melakukan perlawanan. Diketahui, Robby memang dikenal sebagai pelatih anjing atau K9, Unit Satwa.

"Ini stres, ndak boleh dikeras. Kalau menggigit sangat berbahaya, korban gigitannya bisa terjangkit Rabies," kata Robby, seakan memberikan edukasi kepada kerumunan orang yang menyaksikan. 

Kemudian, datang seorang lelaki mengaku bernama Hasan, memintanya. Mengatakan anjing itu miliknya yang sudah dua hari lepas dari kandang. Robby tak percaya begitu saja, untuk membuktikan ucapannya. Robby menuntun untuk mengantar anjing "sakit" tersebut ke rumah Hasan, di Jalan Petemon Gang 4 No. 200. 

"Sampeyan bisa kena pasal (pidana) lho, membiarkan anjing lepas liar dan mengganggu orang lain. Tadi sebelum saya jinakkan ada yang digigit dan sedang ke rumah sakit. Sampeyan harus bertanggung jawab, kalau orang yang digigit sampai meninggal, musibah buat Sampeyan," tegas Robby, di depan rumah Hasan.

Ternyata, Hasan atau juga menyebut panggilannya Mbah Wiji berubah lagi, dia mengaku anjing dulu saat masih kecil miliknya, kemudian dipelihara orang lain sampai besar. 

"Ini (anjing itu) datang sendiri ke sini, ya saya beri makan sama anjing saya itu," ucap Hasan alias Mbah Wiji, sambil menunjuk seekor anjing warna coklat yang tengah jalan kampung itu. 

Kemudian, ditanya KTP dan nomor handphone sebagai identitas yang akan dicatat oleh Robby, Hasan alias Mbah Wiji, mengaku tak punya KTP. Ia kemudian menunjukkan handphonenya yang juga berbeda nama, tertera nama Didik Setiawan. 

Guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ketua RT setempat dihubungi. Ketua RT kampung itu kemudian menyampaikan, sore hari sebelumnya ada warganya yang mencari anjing miliknya yang lepas. 

Ketua RT itu menyebut pemilik anjing bernama Prayitno, tinggal di Jalan Simo Katrungan No 195 J, Surabaya. 

Evakuasi kedua pun dilakukan oleh Robby bersama petugas BPBD Kota Surabaya yang datang dinihari itu. Hasan alias Mbah Wiji alias Didik ternyata tidak memiliki kandang layak. Anjing terlepas dan berada di halaman sebuah mushola belakang rumahnya. 

Jibaku penjinakan edisi kedua pun dilakukan Robby bersama petugas BPBD Kota Surabaya. Setelah berhasil dimasukkan kandang, kemudian dibawa untuk diamankan petugas BPBD Kota Surabaya. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru