Lomba Jurnalistik PortPress 2026 Angkat Isu Strategis Logistik

Reporter : Ali Masduki
PortPress 2026 kembali digelar oleh PTP Nonpetikemas, mengajak jurnalis nasional mengangkat isu logistik dan pelabuhan. INPhoto/PTP Nonpetikemas

JAKARTA, iNFONews.ID - Kompetisi jurnalistik PortPress 2026 kembali digelar PTP Nonpetikemas dan menyasar jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi lomba, tetapi juga ruang produksi gagasan tentang bagaimana sektor pelabuhan bekerja di balik stabilnya arus barang nasional.

Tahun ini, penyelenggara mengangkat tema “PTP Nonpetikemas Menggerakkan Logistik untuk Pertumbuhan Ekonomi”. Tema tersebut membuka ruang liputan yang luas, mulai dari aktivitas terminal multipurpose, distribusi komoditas antardaerah, hingga peran pelabuhan dalam menjaga efisiensi rantai pasok nasional.

Baca juga: Efisiensi Bongkar Muat Pacu Arus Peti Kemas TPK Bagendang Naik 4 Persen

Kompetisi berlangsung hingga 29 Mei 2026 pukul 23.59 WIB. Dua kategori dibuka, yakni karya tulis jurnalistik (hardnews dan feature) serta foto jurnalistik. Format ini memberi keleluasaan bagi jurnalis untuk memilih pendekatan peliputan, baik berbasis data maupun visual lapangan.

Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, mengatakan penyelenggaraan PortPress diarahkan untuk memperluas ruang publik dalam memahami sektor logistik yang kerap bekerja di belakang layar.

“Kami masih membuka kesempatan bagi rekan-rekan jurnalis untuk berpartisipasi dan menghasilkan karya terbaiknya dalam PortPress 2026,” kata Fiona.

Di sisi penilaian, PTP Nonpetikemas melibatkan sejumlah nama dari industri media nasional. Untuk kategori tulisan, dewan juri terdiri dari Uni Lubis dan Retno Pinasti, dua figur yang lama berkecimpung di dunia redaksi dan organisasi jurnalis.

Baca juga: Bidik Pasar Asia Tenggara, J&T Express Fasilitasi Investasi Logistik China

Sementara untuk kategori foto jurnalistik, penilaian dilakukan oleh Agus Susanto dan Hendra Eka. Keduanya dikenal luas di kalangan pewarta foto karena konsistensi liputan pada isu-isu besar nasional, sosial, hingga politik.

Agus Susanto banyak merekam peristiwa penting seperti konflik Aceh, tsunami Aceh, hingga bencana erupsi Gunung Semeru. Di dunia fotografi jurnalistik, ia juga aktif sebagai juri dan kurator pameran.

Adapun Hendra Eka meniti karier sebagai pewarta foto sejak 2008 dengan fokus pada isu sosial dan kehidupan masyarakat di Asia Tenggara. Ia juga pernah meraih penghargaan nasional dari Dewan Pers pada 2024.

Melalui PortPress 2026, PTP Nonpetikemas berharap karya-karya yang lahir tidak hanya menjadi laporan peristiwa, tetapi juga membuka perspektif baru tentang peran pelabuhan dalam menopang ekonomi nasional.

Pendaftaran dan informasi kompetisi dapat diakses melalui https://linktr.ee/portpress2026

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru