LPS II Surabaya Gandeng RLD Gelar Pelatihan Digital UMKM Akhir Januari

Reporter : Alim Kusuma
RLD dan LPS bakal menggelar Edukasi dan Literasi Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan dan pelatihan digital untuk mendorong UMKM naik kelas dan lebih kompetitif. INPhoto/RLD

SURABAYA, iNFONews.ID - Upaya memperkuat daya tahan UMKM di tengah ketatnya persaingan digital terus digencarkan. Rumah Literasi Digital (RLD) berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, bakal menggelar Edukasi dan Literasi Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan dan Pelatihan Digital UMKM di Surabaya.

Program bertajuk “UMKM Berdaya di Era Digital dengan Simpanan Terjamin” ini dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan pemahaman perlindungan simpanan sekaligus keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Baca juga: LPS Gandeng Rumah Literasi, Bekali UMKM Surabaya Pengelolaan Keuangan dan Strategi Digital

Kegiatan yang akan dilaksakan di Aula KPU Jatim, pada Rabu 28 Januari 2026 tersebut diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari komunitas Markas UKM. Peserta tidak hanya mendapatkan literasi keuangan terkait peran LPS sebagai penjamin simpanan, tetapi juga pelatihan praktis pemasaran digital yang langsung bisa diterapkan pada usaha mereka.

Direktur Rumah Literasi Digital, Andika Ismawan, mengatakan banyak pelaku UMKM masih menjalankan usaha tanpa pemahaman memadai tentang keamanan simpanan dan strategi digital. Padahal, dua aspek tersebut saling berkaitan dalam menjaga keberlanjutan usaha.

“UMKM perlu rasa aman saat mengelola keuangan, sekaligus kemampuan memasarkan produk secara digital. Ketika dua hal ini berjalan beriringan, peluang UMKM untuk naik kelas akan terbuka lebih lebar,” ujar Andika, 

Materi pelatihan difokuskan pada kebutuhan riil pelaku usaha. Mulai dari jejak digital dan SEO, pengelolaan akun media sosial yang ramah mesin pencari, pembuatan foto dan video konten dengan adaptasi kecerdasan buatan, hingga strategi penjualan dan afiliasi melalui TikTok. 

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Gus Yaqut Janggal: Tidak Ada Aturan yang Dilanggar

Seluruh sesi dikemas dalam bentuk workshop dan mentoring agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung.

Selain aspek pemasaran, sosialisasi LPS menjadi bagian penting dalam agenda kegiatan. Peserta dibekali pengetahuan mengenai jaminan simpanan, hak nasabah, serta peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pemahaman ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan UMKM terhadap sistem perbankan nasional.

Jurnalis senior yang akrab disapa Eldon itu menilai, tantangan UMKM dalam transformasi digital masih cukup besar, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga resistensi terhadap perubahan. Karena itu, pendekatan pendampingan menjadi kunci.

Baca juga: LBH GP Ansor Jatim Gelar Diskusi Publik: Sebut Penetapan Tersangka Gus Yaqut Belum Penuhi Unsur Pidana

“Pelatihan satu arah tidak cukup. UMKM butuh pendampingan agar berani mencoba, beradaptasi, dan konsisten memanfaatkan teknologi,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, RLD dan LPS Surabaya berharap pelaku UMKM tidak hanya lebih paham soal keamanan keuangan, tetapi juga mampu memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing di era digital yang semakin kompetitif.

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru