Diksarmil Dan Manajerial SPPI Batch 3 Tahun 2025 Secara Resmi Ditutup

Diksarmil Dan Manajerial SPPI Batch 3 Tahun 2025 Secara Resmi Ditutup Komandan Brigif 2 Marinir

Reporter : Alim Kusuma
Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Daniel Tariigan (dua dari kiri) melepas tanda siswa dan melatik siswa SPPI Batch 3 Kolat IX Tahun 2025.

SURABAYA, iNFONews.ID - Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan Manajerial Sarjana penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 tahun 2025 secara resmi ditutup oleh Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Kolonel Marinir Daniel Tarigan selaku Wakil Komandan Komando Latihan (Kolat) IX Batch 3 di lapangan apel Kesatrian Marinir R. Suhadi Brigif 2 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Sabtu (12/07/2025).

Baca juga: Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Pertagas Siap Sokong Energi Bersih

Pada upacara penutupan Diksarmil SPPI Batch 3 Kolat IX tahun 2025 serta penetapan Komponen Cadangan (Komcad) SPPI tersebut Kolonel Marinir Daniel Tarigan membacakan amanat Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bpk Sjafrie Sjamsoeddin yang menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta SPPI Batch 3 tahun 2025 dari Kolat I s.d XV di seluruh indonesia sejumlah 30.018 Siswa yang telah menunjukan semangat, kedisiplinan dan daya juang selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di Instansi Militer, Polri Dan Unhan RI selama 2 bulan melaksanakan Diksarmil dan 1 bulan melaksanakan Pendidikan Menajerial.

Bpk Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan bahwa, program SPPI ini bukanlah program biasa, akan tetapi sebuah kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai langkah besar dalam reformasi kelembagaan pertahanan di bidang pemenuhan gizi dan pembangunan nasional guna menyongsong Indonesia Emas.

Baca juga: Awali Masa Dinas, Danbrigif 2 Marinir Kobarkan Semangat Juang dan Prestasi Prajurit

Menteri Pertahanan RI juga menjelaskan bahwa setelah kegiatan penutupan dasar militer dan pelatihan manajerial ini, siswa SPPI akan masuk ke gerbang pengabdian yang lebih besar, yaitu Komponen Cadangan (Komcad) SPPI yang tidak hanya menambah cadangan nasional, tetapi juga memperkuat sistem pertahanan negara yang tidak hanya cakap secara fisik, akan tetapi juga memiliki kemampuan akademik, teknologi dan kepemimpinan manajerial yang dibutuhkan di era peperangan modern saat ini.

Baca juga: Brigif 2 Marinir Gelar Apel Gabungan Jelang Pengamanan Natal dan Tahun Baru

“Komponen cadangan SPPI akan menjadi elemen strategis dalam memperkuat komponen utama dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap pertahanan negara yang kini bersifat Multidimensional yang mencakup ancaman militer konvensional maupun nonkonvensional,” jelas Menteri Pertahanan RI.

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru