Gubernur Khofifah Apresiasi

UNAIR Lolos di Peringkat 369, Top 500 Perguruan Tinggi Dunia

infonews.id
Ulang Tahun IKA UNAIR ke-50 (Foto: IN/tudji)

INFOnews.id | Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan syukur dan rasa bangganya atas prestasi yang dicapai Universitas Airlangga (Unair) yang berhasil naik peringkat dari 465 menjadi peringkat 369 versi QS World dalam Top 500 Perguruan Tinggi Tingkat Dunia.

"Di tingkat dunia, Unair berada di rangking 369, sedangkan di level Asia Unair berada di peringkat 81. Ini merupakan prestasi yang luar biasa sekaligus hadiah untuk Dies Natalis Unair ke 68," kata Khofifah usai menghadiri ulang tahun IKA UNAIR ke-50 di Hotel Bumi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Terpilih Aklamasi, Khofifah Kembali Pimpin Kembali IKA UNAIR, Fokuskan Peran Alumni untuk Diplomasi Internasional

Gubernur Khofifah berpesan, prestasi membanggakan tersebut harus dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena itu, Khofifah yang juga Alumni Unair meminta agar seluruh sumber daya manusia (SDM) mulai dosen dan mahasiswa di lingkungan Universitas Airlangga terus meningkatkan kualitas dan memperkuat sinergitas. Sehingga ke depan, mampu membangun dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

"Peningkatan kualitas SDM dan kolaborasi dengan berbagai pihak bisa meningkatkan pencapaian lebih baik lagi ke depannya sekaligus memperbesar peran dan kontribusi Unair bagi masyarakat bangsa dan negara," tegasnya.

Sementara itu Wakil Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Muhammad Madyan mengaku, meski peringkat Unair mengalami kenaikan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, utamanya terkait pemanfaatan inovasi dan ilmu pengetahuan.

Baca juga: Sekjen IKA DIH FH UNAIR Dukung Khofifah Pimpin IKA UNAIR Periode 2025-2030

"Kami akan terus melakukan jejaring, baik dalam negeri maupun luar negeri. Artinya, kolaborasi yang lebih tinggi dengan berbagai pihak. Unair tidak mungkin berdiri sendiri," jelas Nasih.

Prof Madyan juga menegaskan bahwa peringkat baik bukanlah tujuan utama. Proses dan seluruh usaha dalam melakukan perbaikan pada setiap sektor adalah yang menjadi landasan utama untuk terus bergerak maju demi menjadi kampus yang unggul dan diakui dunia.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terus Gaungkan Sedekah Oksigen untuk Dunia

"Dengan langkah dan upaya ini kami tentu berharap bahwa UNAIR bisa dan mampu menjadi SMART University," pungkasnya.

Sebagai informasi, hingga kini, baru terdapat lima universitas Indonesia yang berada dalam top 500 dunia, yaitu UNAIR, UI, UGM, ITB, dan IPB. (inf/rls/red)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru