Digelar Oktober hingga November

Imunisasi Anak Sekolah Jalan Terus Ditengah Pandemi

infonews.id
Imunisasi untuk anak sekolah (Foto:IN/anton)

INFOnews.id|Surabaya - Meski Surabaya tengah fokus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun tidak menghalangi untuk tetap menjalankan program pemkot Surabaya, salah satu program yang tetap berjalan yakni pelaksanaan imunisasi anak sekolah.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengaku program imunisasi tetap berjalan meski Pemkot Surabaya sedang fokus dalam menangani pandemi Covid-19.

“Iya program itu tetap harus dilakukan untuk menjaga kekebalan tubuh bagi siswa Sekolah Dasar (SD) sederajat,” jelas Febriadhitya di kantornya, Selasa (13/10/2020). 

Febri– sapaan akrab Febriadhitya Prajatara menjelaskan, jika pelaksanaan imunisasi di tahun sebelumnya dilakukan secara massal di setiap sekolah. Kini pelaksanaanya dibagi menjadi beberapa shift setiap sesinya. Menurut Febri, hal itu penting dilakukan supaya disiplin protokol kesehatan (prokes) dapat diterapkan.

“Jadi mekanismenya, siswa akan dijadwalkan oleh gurunya. Setiap sesi ada 15 siswa yang diimunisasi. Setelah 15 siswa itu selesai, baru kemudian sesi berikutnya,” tandasnya. 

Program imunisasi yang berjalan, Febri menjelaskan, imunisasi yang digelar rutin setiap Bulan Oktober dan November ini akan berlangsung mulai Rabu (14/10/2020). Setiap harinya, petugas puskesmas di Kota Pahlawan secara serentak berkeliling di masing-masing sekolah sesuai dengan wilayahnya.

“Jadi kami mulai besok serentak. Sudah ada jadwalnya,” katanya. 

Ditanya sasaran dari imunisasi, Febri menegaskan, imunisasi yang ditujukan kepada siswa kelas 1, 5 dan 6 SD sederajat itu, sudah diatur jadwal pelaksanaannya. Diantaranya yaitu, hari pertama terletak di SD Karunia Hidup, Jalan Ngagel Tirto, Kelurahan Ngagel Tirto.

Kemudian keesokan harinya, imunisasi digelar di MI Muhyidin, Jalan Gebang Kidul Kelurahan Gebang Putih. Berikutnya, untuk tanggal 16 Oktober ada empat titik lokasi di kelurahan yang berbeda-beda.

“Itu terus kami lakukan sampai semua sasarannya terpenuhi,” jelas Febri tersebut. Disinggung imunisasi jenis apa yang diberikan pada anak sekolah. Dia mengungkapkan untuk jenis imunisasinya yakni Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV) khusus Oktober Bahkan dari dua jenis imunisasi itu jumlah sasarannya mencapai 43.688 anak.

“Sementara itu, untuk pelaksanaan November jenis imunisasinya yakni Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD). Kalau yang ini ada tambahan kelas 2 SD,” ungkapnya.

Namun saat disoal anak rentan disiplin terkait prokes saat dilakukan imunisasi. Kembali pihaknya, berharap, pelaksanaan imunisasi ini dapat berjalan dengan tetap disiplin prokes. Tetapu, pihaknya juga mengimbau kepada para guru agar dalam pelaksanaannya nanti, siswa-siswi harus terus dipantau dan diingatkan untuk disiplin.

“Biasanya kan anak-anak kalau sudah lama tidak ketemu kangen sama temannya. Tapi itu tetap harus terus dijaga. Dan satu lagi anak-anak wajib menggunakan masker,” pungkasnya.(ton)

Editor : Redaksi

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru