Ada Laporan Lansia Sakit, RT dan KSH Rungkut Tengah Bergerak Cepat Antar ke Rumah Sakit

Reporter : Tudji Martudji
Kondisi Wariyanti semakin memprihatinkan dan segera di antar ke rumah sakit (IN/PHOTO: IST)

SURABAYA, INFONews.ID - Di tengah kesibukan warga, kepedulian terhadap sesama kembali terlihat di Rungkut Tengah, Surabaya. Seorang perempuan lanjut usia bernama Wariyanti, 65 tahun, akhirnya mendapat penanganan medis setelah warga mengetahui kondisinya yang sakit dan kesulitan mendapatkan pengobatan, pada Selasa (6/10/2026).

Informasi mengenai kondisi Wariyanti pertama kali disampaikan warga kepada Kader Surabaya Sehat (KSH) dan Ketua RT 04/RW 01 Rungkut Tengah. Mendapat laporan tersebut, tim KSH bersama Ketua RT Khoirul Anam segera mendatangi tempat tinggal Wariyanti untuk memastikan kondisinya sekaligus mengupayakan evakuasi ke rumah sakit.

Upaya tersebut sempat menghadapi kendala administrasi. Wariyanti memang lahir di Surabaya, namun berdasarkan identitas kependudukannya, ia tercatat sebagai warga Dusun Tegal Rejo, RT 001/RW 001, Desa Sari Murni, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Kondisi Wariyanti semakin memprihatinkan karena selama ini ia tinggal bersama saudara perempuannya, dan adik iparnya yang sudah sama-sama tidak bekerja dan tidak memiliki penghasilan. Adik iparnya, juga memiliki keterbelakangan mental. 

Sedangkan suami Wariyanti, menurut keterangan warga, informasinya berada di Gorontalo dan sudah lama tidak berkomunikasi. Kondisi tersebut membuat warga sekitar ikut merasa prihatin dan berusaha mencari jalan agar Wariyanti tetap mendapatkan pertolongan.

Setelah berkoordinasi dengan warga, pengurus RT, KSH dan pihak terkait, kendala tersebut akhirnya dapat dicarikan jalan keluar. Wariyanti kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah, sudah ditangani oleh tim medis Rumah Sakit Candra Rini,” tulis Ketua RT 04/RW 03 Rungkut Tengah, Khoirul Anam.

Fiddin Nur dari tim KSH mengatakan, proses evakuasi sempat terkendala setelah diketahui bahwa identitas kependudukan Wariyanti tercatat di luar Surabaya. Meski demikian, koordinasi bersama Ketua RT dan warga akhirnya memungkinkan proses evakuasi tetap dilakukan.

“Sempat terkendala karena saat proses awal baru diketahui kalau KTP-nya Gorontalo, walaupun sebenarnya kelahiran Surabaya,” ujar Fiddin.

Bagi warga Rungkut Tengah, evakuasi tersebut bukan sekadar membawa seorang lansia ke rumah sakit. Gotong royong itu menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap tetangga tidak berhenti pada persoalan administrasi. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, warga lain memilih untuk hadir dan membantu.

Apresiasi pun datang dari warga yang ikut mengetahui proses tersebut. Nur Laili, salah seorang warga, menyampaikan terima kasih atas respons cepat KSH dan Ketua RT dalam membantu Wariyanti.

“Terima kasih kepada KSH RT 4, Pak RT-ku yang selalu gercep,” tulis Nur Laili.

Kini Wariyanti telah mendapatkan perawatan medis. Di balik proses evakuasi tersebut, ada satu hal sederhana yang kembali terlihat: ketika seseorang sedang tidak berdaya, kepedulian dari lingkungan sekitar bisa menjadi pertolongan pertama yang sangat berarti. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru