Jumat, 15 Mei 2026 21:48 WIB

Hari Buku Nasional, Mahasiswa DKV Ubaya Sulap Sampul Buku Jadi Kanvas

Mahasiswa DKV Ubaya memamerkan lukisan karakter fiksi di sampul buku bekas dalam perayaan Hari Buku Nasional 2026. INPhoto/Humas Ubaya
Mahasiswa DKV Ubaya memamerkan lukisan karakter fiksi di sampul buku bekas dalam perayaan Hari Buku Nasional 2026. INPhoto/Humas Ubaya

SURABAYA, iNFONews.ID - Perayaan Hari Buku Nasional di lingkungan Universitas Surabaya berlangsung berbeda tahun ini. Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya menghadirkan pameran lukisan karakter fiksi di sampul buku bekas perpustakaan kampus.

Sebanyak 15 karya dipamerkan di Lantai 2 Perpustakaan Kampus Ubaya Tenggilis, Jumat (15/5/2026). Pameran tersebut menjadi hasil kolaborasi antara Prodi DKV dan Direktorat Perpustakaan Ubaya dalam rangka menghidupkan budaya literasi melalui pendekatan visual.

Karakter yang diangkat berasal dari berbagai novel, komik, hingga budaya populer. Mulai dari Harry Potter karya J.K. Rowling, Sherlock Holmes ciptaan Arthur Conan Doyle, Rishe dari novel 7th Time Loop, hingga Lady Justice dari mitologi Yunani.

Beberapa karakter populer lain juga menghiasi sampul buku, seperti Mulan, Rapunzel, Alucard, Harley Quinn, Joker, Gojo Satoru, Shinobu Kocho, Giorno Giovanna, Senku Ishigami, Yin Nezha, hingga Kita Ikuyo.

Media yang digunakan bukan buku baru. Mahasiswa memanfaatkan arsip Perpustakaan Ubaya yang sudah melewati masa pakai. Untuk menjaga kondisi buku tetap aman, sampul terlebih dahulu dilapisi kertas gambar sebelum proses melukis dimulai.

Seluruh karya dibuat dalam mata kuliah Colored Drawing dengan waktu pengerjaan sekitar empat jam.

Ketua Program Studi DKV Ubaya, Hedi Amelia Bella Cintya, M.Ds., menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerjemahkan isi buku ke dalam bentuk visual.

“Mahasiswa berhasil menangkap subteks dari penulis lalu menerjemahkannya melalui garis dan warna yang kuat. Latihan visual storytelling seperti ini menjadi ciri khas pembelajaran di Prodi DKV Ubaya,” kata Bella.

Menurutnya, buku tidak hanya menjadi sumber bacaan, tetapi juga dapat memantik ide kreatif dan eksplorasi artistik mahasiswa.

Direktur Perpustakaan Ubaya, Kristina, S.Sos., M.IP., mengapresiasi kolaborasi lintas unit dalam perayaan Hari Buku Nasional tersebut. Di tengah penggunaan gadget yang semakin dominan, dia berharap kegiatan kreatif semacam itu mampu mengembalikan minat membaca di kalangan generasi muda.

“Membaca buku tetap menyenangkan karena pembaca bisa membangun imajinasi sendiri dari cerita yang disampaikan penulis. Selain menambah pengetahuan, membaca juga memperkaya kosakata yang berguna dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kristina.

Selain pameran lukisan sampul buku, Perpustakaan Ubaya juga menggelar rangkaian kegiatan “Ubaya Library Literacy Fest” pada 13-22 Mei 2026. Agenda tersebut meliputi bazar buku murah, pameran foto dan arsip museum, seminar, bedah buku, hingga sosialisasi kearsipan.

Editor : Alim Kusuma