Sabtu, 31 Jan 2026 17:09 WIB

Walikota Eri Cahyadi Dukung Pengusaha Surabaya Bangkit dan Kuat

Walikota Surabaya Eri Cahyadi hadir di Seminar bertema Indonesia Darurat Pengusaha yang digelar oleh "Ruang Tumbuh Akademi" di Hotel Namira Surabaya (IN/PHOTO: TUDJI)
Walikota Surabaya Eri Cahyadi hadir di Seminar bertema Indonesia Darurat Pengusaha yang digelar oleh "Ruang Tumbuh Akademi" di Hotel Namira Surabaya (IN/PHOTO: TUDJI)

SURABAYA, iNFONews.ID - Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus mendampingi dan memberikan ruang untuk kemajuan pengusaha khususnya pengusaha kecil di Surabaya. Diantaranya, kepastian perijinan, keberlangsungan usaha juga permodalan.

"Kami akan menyiapkan BPR (Bank Perkreditan Rakyat), dan kami juga butuh ruang terkait karakter dan mentalnya. Dan, Alhamdulillah, ini dimulai oleh Pak Mustofa (owner Hotel Namira) telah menggelar acara di tempat ini. Ini akan memberikan ruang untuk pengusaha-pengusaha muda maju bersama. Pengusaha tidak bertarung tetapi berkolaborasi untuk maju bersama," ujar Walikota Eri, usai acara Seminar bertema Indonesia Darurat Pengusaha yang digelar oleh "Ruang Tumbuh Akademi" di Hotel Namira Surabaya, Sabtu (31/1/2026).

Sebelumnya, Sandiaga Uno membeber bahwa, 'Darurat Pengusaha' bisa diurai dengan kata kunci kebersamaan.

"Karena, saat ini ekonomi kita sedang bertumbuh, tetapi ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas tidak seiring dengan pertumbuhan ekonomi kita. Karena pengusaha yang lahir belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas, karena mereka dari sektor informal," kata Sandiaga Uno.

Sandi menjabarkan untuk menatanya, ekosistem harus diperkuat sehingga lahir pengusaha dengan pondasi yang kuat, di sektor yang tepat bukan hanya jumlahnya tetapi juga kualitasnya.

Sandi Uno menambahkan kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Ketidakpastian yang dirasakan, perang tarif, situasi geo politik dan kebijakan Amerika yang cenderung mengandalkan proteksionisme.

"Kita harus beradaptasi, Indonesia harus membuka peluang kolaborasi karena ada beberapa blok yang masih terbuka untuk bekerjasama dengan Indonesia, China, India, Eropa. Kita harus bijak, mereka menjadikan Indonesia infrastruktur dan kapasitas terpasang yang sekarang mengalami perlambatan ekonomi di negaranya masing-masing. Kita (Indonesia) tidak bisa memilih, semua teman," urainya.

Kemudian, Mustofa sebagai pengusaha dia menyuarakan akan mempertebal mainside dan meyakinkan pengusaha untuk kuat dan berilmu.

"Jadi, menjadi pengusaha itu juga harus berilmu. Di Ruang Tumbuh Akademi ini kita ingin menumbuhkan pengusaha-pengusaha dadakan seperti yang disampaikan Pak Walikota tadi, untuk menjadi pengusaha yang baik dan handal. Dan kegiatan ini akan terus dilakukan berkesinambungan, untuk maju bersama," pungkasnya. (*)

 

 

 

 

Editor : Tudji Martudji