Jumat, 30 Jan 2026 17:49 WIB

Indah Kurnia Tegaskan Fakta Sejarah Bung Karno dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Indah Kurnia konsisten menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Surabaya dan Sidoarjo. INPhoto/Tim Media Center
Indah Kurnia konsisten menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Surabaya dan Sidoarjo. INPhoto/Tim Media Center

SURABAYA, iNFONews.ID - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, kembali menunjukkan konsistensinya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. 

Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Indah menyapa kader dan simpatisan PDI Perjuangan di sejumlah titik strategis di Surabaya dan Sidoarjo secara maraton sepanjang Desember.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada Senin (8/12) di Rumah Aspirasi Indah Kurnia yang berlokasi di Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

Keesokan harinya, sosialisasi berlanjut di Surabaya dengan tiga sesi sekaligus, yakni di Resto Kebun Kota, Kecamatan Wiyung, serta kawasan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng.

Setelah jeda beberapa hari, Indah kembali melanjutkan agenda serupa pada 14–15 Desember di sejumlah wilayah Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh kader dan simpatisan PDI Perjuangan dari berbagai kecamatan, dengan suasana dialogis dan partisipatif.

Dalam setiap sesi, Indah Kurnia yang terpilih kembali untuk keempat kalinya sebagai anggota DPR RI itu menyampaikan informasi penting terkait sejarah kebangsaan. Ia menegaskan bahwa TAP MPR Nomor 33 Tahun 1967 tentang pencabutan kekuasaan Presiden Soekarno telah resmi dicabut.

“Ini berarti tuduhan bahwa Bung Karno melakukan pengkhianatan terhadap negara dan mendukung PKI tidak terbukti. Fakta sejarah ini perlu terus disampaikan kepada masyarakat,” ujar Indah di hadapan peserta.

Menurutnya, sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi anggota MPR RI agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terjebak pada narasi sejarah yang keliru. “Kami akan terus menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Indah juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh kabar yang tidak jelas sumbernya.

“Tetap rukun, tetap guyub, dan tetap semangat mengaplikasikan nilai-nilai yang ada dalam 4 Pilar Kebangsaan,” pesan Indah.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, saling berbagi, serta cinta tanah air harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Muswahyudi, narasumber yang juga menjabat sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Karangpilang, menilai kegiatan ini sangat relevan, khususnya bagi generasi muda.

“Saya senang Bu Indah melaksanakan kegiatan seperti ini. Ini penting, terutama untuk anak-anak muda, agar mereka tahu tentang Pancasila dan mengenal nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya saat kegiatan berlangsung di Resto Kebun Kota Surabaya.

Menurutnya, edukasi kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tidak tergerus oleh informasi instan di media sosial.

Pada kesempatan lain yang digelar di Gedung Serbaguna Maerokotjo, Kecamatan Waru, Bhabinkamtibmas Polsek Waru, Khisom, turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga. 

Ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Kami menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar, sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Khisom.

Menutup rangkaian kegiatan, Indah Kurnia kembali mengajak masyarakat Surabaya dan Sidoarjo untuk terus menjaga kekompakan serta kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, saya yakin masyarakat kita akan semakin kuat dan tidak mudah terpecah,” pungkasnya.

Editor : Alim Kusuma