Jumat, 30 Jan 2026 17:53 WIB

Longsor di Cilacap 21 Orang Dalam Pencarian

BPBD Kabupaten Cilacap dan Tim SAR melakukan pencarian korban longsor (IN/PHOTO: BNPB)
BPBD Kabupaten Cilacap dan Tim SAR melakukan pencarian korban longsor (IN/PHOTO: BNPB)

JAKARTA, INFONews.ID - Sebanyak 21 orang masih dalam pencarian pascalongsor yang melanda Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pukul 20.00 WIB, Kamis (13/11/2025).

 

Peristiwa berawal hujan deras di wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Tingginya curah hujan menyebabkan tanah longsor dan menimpa rumah warga. Tiga desa terdampak adalah Dusun Cibeunying, Cibaduyut, dan Tarakan.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap dan tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan turun ke lokasi guna melakukan evakuasi warga.

 

"Hingga Jumat (14/11) pukul 03.00 WIB, tim gabungan telah mengevakuasi korban dengan rincian 23 orang selamat, 3 orang luka ringan, dan dua orang meninggal dunia. Sementara itu, 21 orang masih dalam pencarian," ujar Abdul Muhari, Ph.D. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam rilisnya. 

 

Tim reaksi cepat sementara mencatat kerugian materil meliputi 12 unit rumah rusak dan 16 unit rumah terancam.

Kontur tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR dalam pencarian korban di masa _golden time_. Meskipun demikian, tim gabungan melanjutkan upaya pencarian dan pertolongan korban pada pagi ini, Jumat (14/11). Satu unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat operasi evakuasi. 

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memberangkatkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak guna membantu tim lapangan. 

 

BNPB mengimbau warga maupun tim SAR yang sedang bertugas di lokasi untuk selalu waspada akan risiko longsor susulan. 

 

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Kecamatan Majenang, Cilacap pada hari Jumat (14/11) hingga Minggu (16/11) mendatang. (*)

 

Editor : Tudji Martudji