Najlaa Putriherva Widodo, mahasiswa FIB UNAIR Ikuti Program Magang di CNN Indonesia. INPhoto/Dokumentasi Pribadi

SURABAYA, iNFONews.ID - Sejak Kemdikbud Ristek menyediakan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), kesempatan magang terbuka sangat luas bagi mahasiswa.

Dengan mengikuti program tersebut, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman berharga dan meningkatkan kemampuan mereka agar siap menghadapi dunia pasca kampus.

Salah seorang mahasiswa Najlaa Putriherva Widodo, mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih kesempatan mengikuti program magang sebagai reporter di CNN Indonesia, Jakarta Selatan, terhitung sejak 16 Februari sampai 30 Juni 2024.

Mahasiswa yang kerap disapa Najlaa tersebut mengaku bahwa budaya belajar yang diterapkan sangat menunjang keberlangsungan Najlaa selama proses belajar.

“Pengalaman magang MSIB ini telah membekali saya dengan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh dalam karir saya di dunia jurnalisme dan media. Program ini memberikan pengalaman belajar yang unik dan berharga, yang saya yakin akan berdampak positif pada masa depan saya,” curahnya.

Pada awal magang para mahasiswa akan mengikuti onboarding untuk pengenalan lebih lanjut mengenai perusahaan dan divisi-divisi yang ada di CNN, pengenalan dengan kantor, lingkungan kerja, dan juga Mentor selama masa magang berlangsung.

Tak hanya itu, Najlaa juga mengaku bahwa kerap terlibat dalam proses produksi berita untuk CNN Indonesia.

“Interaksi dengan para profesional di bidang jurnalisme memberi saya wawasan mendalam tentang etika jurnalisme, pentingnya keakuratan informasi, dan cara menyajikan berita yang menarik dan bertanggung jawab kepada publik,” ungkapnya.

Dituntut untuk bekerja cepat sebagai seorang jurnalis menjadi tantangan tersendiri bagi Najlaa. Namun, hal tersebut bukanlah hambatan baginya karena ia menyukai pekerjaan yang dilakukannya.

“Jika ada suatu masalah atau kesulitan saya selalu mengkomunikasikannya dengan mentor-mentor saya. Lebih banyak bertanya daripada sesat dijalan, dan juga banyak berlatih dan tanya feedback dari mentor apa yang perlu direvisi, diperbaiki, sehingga kita sendiri juga punya progress dari hal yang kita lakukan,” ujarnya.

“Take a break juga gapapa, kalau sudah terlalu stuck, istirahat sejenak untuk menenangkan diri lalu lanjut bekerja lagi, pastikan juga semua dikomunikasikan sama mentor, pasti mentor siap membantu juga,” imbuh Najlaa.

Melalui program ini, Najlaa berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat berguna dan membantu dirinya dan orang sekitarnya.

“Semoga dengan adanya pengalaman ini saya bisa cepat mendapatkan pekerjaan sesuai yang saya inginkan setelah lulus kuliah. I hope it will always make me go forward.”

Mengutip dari Billy Joel, Najlaa berpesan, “Slow down, you're doing fine, you can't be everything you want to be before your time. Pelan-pelan saja, semua sudah dapat porsi masing-masing dan semua ada waktunya, jangan takut merasa tertinggal dalam hal apapun, tetap percaya pada diri sendiri, sekali-kali keluar dari zona nyaman gapapa, dan hajar saja selagi kamu mampu.”

“If you never do it, you'll never know. Take a risk. Bersyukur harus banget, tapi puas jangan. Because only fools are satisfied. It's okay orang-orang tahu jatuh bangun nya kamu, semua orang masih berproses disini, pasti ada gagalnya, justru jadikan itu pembuktian akan progress mu dalam menuju kesuksesan!” paparnya.

 

 

Editor : Alim

Berita Terbaru