Afiqah Mutiara Tungga Dewi ditemani Ahmad Arkaan Taamir menyiram tanaman bunga melati yang dibudidaya di rumahnya di Jalan Nginden II, Kota Surabaya. INPhoto/ Patrick Cahyo Lumintu

SURABAYA, iNFONews.ID - Ada keunikan pada perayaan Hari Peduli Sampah Nasional yang diwujudkan oleh seorang siswi SDN Nginden Jangkungan 1 Surabaya.

Afiqah Mutiara Tungga Dewi, atau yang akrab disapa Afiqah, telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah sampah sejak kelas 1.

Afiqah telah aktif terlibat dalam aksi bersih pesisir Jembatan Suramadu yang diselenggarakan oleh Komunitas Tunas Hijau, serta mengumpulkan botol bekas untuk budidaya tanaman.

Yang menarik, meskipun masih usia dini, Afiqah telah terlibat dalam program Putra Putri Lingkungan tingkat Sekolah Dasar (SD) di sekolahnya.

Dia bahkan ikut dalam kegiatan penanaman melati disebut "puspa bangsa" atau bunga simbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac).

Tanaman bunga melati tersebut terlihat cantik di pintu masuk rumah Afiqah yang berada di Nginden II, Kecamatan Semolowaru, Kota Surabaya.

Afiqah menata lahan terbuka untuk budidaya melati dengan rapi menggunakan botol bekas. Selain itu, dia juga memanfaatkan kemasan plastik untuk menanam bunga melati.

Orang tua Afiqah menyampaikan bahwa pendidikan karakter sejak dini sangat penting untuk membentuk pribadi yang peduli terhadap lingkungan.

“Budidaya tanaman ini, ada mandat dari sekolah untuk berpartisipasi dan ikut komunitas Tunas Hijau. Awalnya dibantu bibit dari sekolah untuk budidaya. Saya sangat mendukung kegiatan ini, terutama bisa mengurangi sampah plastik,” ucap Isnaini Mardiana.

Ia menambahkan bahwa target budidaya tanaman yang ditetapkan sekolah adalah 100 tanaman, namun ada penambahan dari pembinanya sehingga sekarang totalnya mencapai 285 bunga melati.

“Harapannya terus peduli terhadap lingkungan. Sekaligus mengurangi sampah di perkotaan, hasil dari merawat tanaman bunga melati juga memiliki manfaat seperti minuman teh dan kecantikan,” imbuhnya.

Keberhasilan Afiqah menjadi kisah inspiratif. Ia peduli lingkungan sejak usia dini, memberikan kontribusi positif dalam menghadapi tantangan sampah plastik, sesuai dengan tema Hari Peduli Sampah Nasional 2024 yang mengajak untuk "Mengatasi Tantangan Sampah Plastik dengan Pendekatan Produktif."

Reporter : Patrick Cahyo Lumintu

Editor : Alim

Berita Terbaru