By : Makrifatul Illah

Hari Kemenangan Di Tengah Pandemi Covid-19

Sambut Hari Kemenangan, Idul Fitri 1442 Hijriyah (Foto:IN/ist)

INFOnews.id | Madura - Gema suara takbir yang mengagungkan Asma Allah mengalun diperdengarkan di segala penjuru dunia. Di Indonesia, pemerintah sudah menetapkan Hari Raya Idul Fitri pada Kamis, 13 Mei 2021.

Kembang api dan lampu warna warni juga menu makanan opor ayam serta ketupat menjadi salah satu ciri khas untuk memeriahkan hari yang telah di nanti-nantikan selama 1 bulan lamanya, dengan berpuasa menahan hawa nafsu, lapar dan dahaga.

'Hari kemenangan' atau disebut Idul Fitri ini tentu tidak lengkap rasanya jika tidak berkumpul dengan mereka terkasih seperti orang tua dan saudara. Lantaran, ini sudah menjadi tradisi di setiap tahun menjelang Idul Fitri atau hadirnya hari kemenangan.

Masyarakat pun rela menguras tabungan, mengorek receh untuk bekal mudik ke kampung halaman. Tujuannya, melepas rindu pada orang tua, bertemu sanak saudara, kerabat serta mereka yang terkasih, juga pada kampung halaman, apalagi jika lama telah ditinggalkan, mudik.

Namun, selama 2 tahun ini, kemeriahan hari kemenangan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Ya, karena pandemi Covid-19, yang tengah melanda.

Masyarakat diharuskan berada di rumah saja bahkan di larang mudik, sesuai keputusan pemerintah berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 No 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Ini bertujuan untuk mencegah menularan virus corona atau Covid-19 dan untuk memutus mata rantai penyebarannya. Rasa rindu harus di tahan terlebih dahulu untuk tidak memaksakan mudik di tengah pandemi. Tentu, agar penyebaran virus corona segera berakhir dan tidak menimbulkan klaster baru.

Tekrait itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa perihal pelaksanaan Salat Idul Fitri dapat dilaksanakan di masjid, musala, tanah lapang, atau tempat lain secara berjamaah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan sesuai kebijakan pemerintah.

Ini merujuk pada Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri Saat Pandemi Covid-19. 

Tetap saja, rindu belum bisa terobati karena peniadaan mudik. Merayakan hari kemenangan tetap dirumah saja, bukan berarti tidak bisa merayakannya dengan gembira.

Ada banyak cara supaya bisa merayakan hari kemenangan agar tidak membosankan dan silaturahmi tetap saling terjalin meski terpisah oleh jarak.

Ini caranya:

1. Manfaatkan dunia digital

Zaman sudah modern, tentu bukanlah hal rumet meski pemerintah menetapkan dirumah saja selama masa pandemi ini berlangsung. Masyarakat bisa memanfaatkan zoom atau meet sebagai pengobat kerinduan kepada orang tua, saudara dan kawan- kawan. Meski kurang afdol, setidaknya rasa rindu bisa terobati walau tidak bertatapan langsung. Mengingat virus corona masih ada.

2. Mengirim hadiah kepada orang terkasih

Salah satu kemudahan yang di berikan oleh dunia digital adalah masyarakat bisa mengirimkan makanan atau hampers kepada orang tersayang tanpa perlu bersusah payah untuk mengantarkannya sendiri. Selain bisa menghemat waktu juga menjadi saah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan tentunya bisa memberi kebahagian kepada orang lain.

3. Mematuhi perotokol kesehatan

Jika memang ingin melaksanakan sholat Idul Fitri berjamah di masjid, tentunya jangan lupa membawa perlengkapan-perlengkapan yang telah di sarankan oleh protokol kesehatan salah satunya hansanitizer, masker dan jaga jarak. Hal ini tentunya bertujuaan agar tetap aman dan terhindar dari keragu-raguan selama melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid.

4. Mengabadikan moment

Dengan mengabadikan moment, di uploud di media sosial atau mengirimnya kepada orang-orang terkasih. Tentu, di hari kemenangan dan di tengah pandemi Covid-19 yang belum reda ini, akan menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Dan, akan mampu mengobati rasa rindu. (*)

infonews.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Berita Terkait