Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim)

PLN UID Jatim Pastikan Pasokan Listrik di Pacitan Memadai

General Manager PLN UID Jatim Nyoman S. Astawa bertemu Bupati Pacitan, Indartato didampingi Sekretaris Daerah Heru dan jajaran (Foto:IN/anton)

INFOnews.id | Pacitan - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) memastikan distribusi pasokan listrik di Pacitan lebih dari cukup. Dengan, Rasio Elektrifikasi daerah Pacitan ini daya mampu 700 MW dan beban puncak sebesar 330 MW sehingga lebih dari cukup untuk menerima pertumbuhan energi di berbagai sektor.

Hal ini terungkap saat General Manager PLN UID Jatim Nyoman S. Astawa meunjungi Bupati Pacitan, Indartato yang didampingi Sekretaris Daerah Heru dan jajarannya, Rabu (14/10/2020). 

Di kesempatan itu Nyoman utarakan maksud untuk bersilaturahmi dan meningkatkan kerekatan dengan stakeholder di Pacitan.

"Kami menyadari betul peran pentingnya listrik sebagai indikator maju tidaknya suatu daerah, karena listrik merupakan kebutuhan primer masyarakat," ujar Nyoman.

Pada kesempatan itu juga PLN meminta banyak masukan, kritik terhadap pelayanan pada masyarakat Pacitan. "Bahwa untuk daerah Pacitan ini daya mampu 700 MW dan beban puncak sebesar 330 MW. Sehingga lebih dari cukup untuk menerima pertumbuhan energi di berbagai sektor untuk wilayah Kabupaten Pacitan, Ngawi, Nganjuk dan Ponorogo," papar Nyoman. 

Soal peningkatan Rasio Elektirifkasi, Nyoman pun memaparkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN membantu masyarakat kurang mampu yang belum berlistrik  di Jatim termasuk Pacitan dan masuk dalam kategori Basis Data Terpadu (BDT) untuk mendapat akses listrik.

Selain itu, Nyoman pun  meminta dukungan penuh dari stakeholder di Pacitan agar turut berperan menjaga keandalan pasokan listrik.

"Beberapa waktu yang lalu terjadi kejadian yang sangat disayangkan, layang-layang yang menyangkut di jaringan transmisi PLN sehingga menyebabkan terganggunya distribusi tenaga listrik. Akan hal itu, PLN pun meminta pemkab Pacitan untuk mengedukasi anak-anak agar bermain layang-layang di lapangan terbuka yang jauh dari jaringan listrik.

"Jangan diinapkan, karena kalau diinapkan dan tidak diturunkan risiko terbawa angin dan mengenai jaringan listrik lebih besar," tandas Nyoman.

Sementara, Bupati Pacitan, Indartato mengatakan elektrifikasi di Kabupaten Pacitan sudah mencapai 94% akan tetapi masih banyak masyarakat yang menyalur (levering).

"Kami berharap Rasio Elektrifikasi bisa meningkat sehingga perekonomian masyarakat menjadi lebih baik. Tentunya Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat. Bahwa PPJU merupakan PAD terbesar Kabupaten Pacitan, sehingga kami berharap ketertiban masyarakat dalam membayar listrik," katanya.

Di akhir pertemuan itu, Bupati Indartato menyatakan kesiapannya untuk mendukung PLN menjaga keandalan pasokan listrik khususnya dalam hal mengedukasi warganya agar bermain layang-layang di lapangan terbuka.(ton)

infonews.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Berita Terkait