Penumpang Kapal Dharma Rucitra VII Meninggal di Perairan Gresik

Tim SAR mengevakuasi jenazah penumpang Dharma Rucitra VII yang meninggal saat kapal berada di perairan Karang Jamuang, Gresik. INPhoto/Basarnas
Tim SAR mengevakuasi jenazah penumpang Dharma Rucitra VII yang meninggal saat kapal berada di perairan Karang Jamuang, Gresik. INPhoto/Basarnas

SURABAYA, INFONEWS.ID - Seorang penumpang Kapal Dharma Rucitra VII rute Surabaya-NTT meninggal dunia setelah mengalami kondisi tidak sadarkan diri saat kapal berada di perairan Karang Jamuang, Gresik, Selasa (25/8/2026).

Penumpang bernama Abraham X (38), warga Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebelumnya mengeluhkan sakit maag. Kondisinya kemudian memburuk hingga tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.

Informasi mengenai kondisi penumpang diterima tim siaga Kantor SAR Surabaya dari Vessel Traffic Service (VTS). Laporan itu ditindaklanjuti dengan operasi evakuasi medis atau medevac.

Satu tim rescue kemudian diberangkatkan menggunakan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju lokasi kapal.

KN SAR 249 Permadi tiba di sekitar lokasi Dharma Rucitra VII pada pukul 11.18 WIB. Tim membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk melakukan proses tender sebelum dapat memindahkan korban.

Setelah proses tender selesai, tim rescue mengevakuasi jenazah Abraham dari kapal. Tim SAR kemudian membawa jenazah menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bersama anak korban.

"Setelah proses transfer selesai, KN SAR Permadi kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak bersama dengan anak korban," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M.

KN SAR 249 Permadi tiba di Dermaga Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak, sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah kemudian diserahkan kepada operator pelayanan PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan keluarga korban.

Proses serah terima disaksikan sejumlah instansi terkait, yakni KSOP Tanjung Perak, Balai Besar Karantina Kesehatan Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta Polairud Polda Jawa Timur.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi dan serah terima selesai, KN SAR 249 Permadi kembali ke Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melanjutkan status siaga.

 

Editor : Alim Kusuma