Selasa, 21 Jul 2026 06:13 WIB

Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan dan PWI, Jelaskan Kronologi Ucapan Kontroversial

Hotman Paris meminta maaf kepada wartawan dan PWI atas ucapannya saat konferensi pers. INPhoto/Instagram
Hotman Paris meminta maaf kepada wartawan dan PWI atas ucapannya saat konferensi pers. INPhoto/Instagram

JAKARTA, INFONEWS.ID - Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), wartawan yang hadir dalam konferensi pers, serta insan pers di seluruh Indonesia atas pernyataannya yang menuai sorotan saat menangani perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Dalam pernyataan resminya, Hotman mengakui ucapannya, "Lu punya otak enggak sih?", tidak semestinya disampaikan kepada wartawan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya saat konferensi pers terkait kasus mantan Jampidsus," ujar Hotman.

Hotman menjelaskan bahwa potongan pernyataan yang beredar di media tidak menggambarkan keseluruhan situasi saat itu. Menurut dia, insiden bermula ketika seorang wartawan menanyakan dugaan adanya hidden agenda atau agenda tersembunyi dari instansi penegak hukum.

Atas pertanyaan tersebut, Hotman mengaku telah menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui hal itu dan tidak memiliki kapasitas untuk memberikan penilaian mengenai dugaan tersebut.

Namun, sebelum ia menyelesaikan jawabannya, wartawan lain kembali mengajukan pertanyaan serupa. Karena merasa telah berulang kali menyatakan tidak mengetahui jawabannya, Hotman mengaku terpancing emosi hingga melontarkan ucapan yang kemudian menjadi sorotan publik.

Ia menegaskan bahwa respons tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan profesi wartawan, melainkan merupakan reaksi spontan akibat terus menerima pertanyaan yang menurutnya tidak dapat dijawab.

"Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa saya tidak tahu dan memang bukan kapasitas saya untuk menjawab apakah ada hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum," katanya.

Meski memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian, Hotman tetap mengakui bahwa ucapannya telah menimbulkan ketidaknyamanan. Karena itu, ia kembali meminta maaf kepada wartawan yang bersangkutan maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia.

Hotman juga menegaskan selama ini dirinya memiliki hubungan baik dengan kalangan media dan tidak pernah memiliki niat untuk menyinggung atau merendahkan profesi wartawan.

"Sekali lagi, saya menyatakan permohonan maaf. Tidak ada niat apa pun dari saya. Saya hanya terpancing emosi karena pertanyaan yang sama terus diulang, padahal saya sudah menjelaskan bahwa saya memang tidak bisa menjawabnya," ujar Hotman.

Editor : Alim Kusuma