Bank Jatim Gandeng BKD se-Jatim, Layanan ASN Makin Terintegrasi

Reporter : Ali Masduki
Bank Jatim memperkuat kerja sama dengan BKD se-Jatim untuk menghadirkan layanan perbankan digital terintegrasi. INPhoto/BJTM

BANYUWANGI, INFONEWS.ID – Bank Jatim memperkuat layanan perbankan bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan menggandeng Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur serta BKD, BKPSDM, BKPP, dan BKPSDA kabupaten/kota se-Jawa Timur. 

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diharapkan mempercepat digitalisasi layanan sekaligus mempermudah akses keuangan bagi ratusan ribu ASN.

Baca juga: Bank Jatim Borong 7 Penghargaan dalam Ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026

Penandatanganan berlangsung serentak di Banyuwangi, Kamis (2/7), dihadiri Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, para kepala BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA se-Jawa Timur, serta disaksikan Kepala Kantor Regional II BKN Soni Sultana.

R. Arief Wicaksono mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi ASN.

"ASN merupakan salah satu segmen utama Bank Jatim. Melalui kerja sama ini, kami membangun ekosistem layanan yang lebih terintegrasi sehingga akses layanan keuangan menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan sesuai kebutuhan ASN," ujarnya.

Saat ini Bank Jatim mengelola sekitar 368 ribu ASN dengan nilai payroll mencapai sekitar Rp1,5 triliun setiap bulan. 

Segmen tersebut menjadi salah satu penopang utama penghimpunan dana murah (CASA) sekaligus penyaluran kredit konsumer.

Menurut Arief, penguatan kerja sama juga menjadi langkah antisipatif menghadapi rencana penerapan kebijakan single salary oleh pemerintah pusat yang diperkirakan mengubah pola pengelolaan gaji ASN dan meningkatkan persaingan antarlembaga perbankan.

Dalam kerja sama tersebut, Bank Jatim dan BKD di seluruh kabupaten/kota menyepakati sejumlah layanan, mulai dari penyaluran gaji, tunjangan, hingga tambahan penghasilan ASN. 

Baca juga: Bank Jatim Gandeng KP2MI, Perkuat Literasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Selain itu, tersedia fasilitas kredit, integrasi data kepegawaian melalui sistem host to host dengan tetap mengedepankan perlindungan data pribadi, serta layanan digital seperti kartu ATM/debit, mobile banking, co-branding card, dan berbagai layanan perbankan digital lainnya.

Kolaborasi juga mencakup dukungan peningkatan kapasitas ASN, layanan pembiayaan pendidikan, hingga penempatan dana.

Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo menyebut integrasi sistem tersebut akan membuat pelayanan semakin efektif sekaligus memperkuat ekosistem digital antara Bank Jatim dan pemerintah daerah.

"Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada ASN, tetapi juga memperkuat transformasi digital pelayanan publik. Integrasi data melalui sistem host to host memungkinkan layanan menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang memudahkan ASN memperoleh pembiayaan," katanya.

Baca juga: Munas FKDK BPD SI 2026 Tetapkan Kepengurusan Baru, Percepat Transformasi BPD

Melalui kerja sama tersebut, Bank Jatim juga ingin membangun kemitraan yang memiliki dasar hukum seragam di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Langkah itu diharapkan mampu mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), menjaga kualitas portofolio kredit konsumer ASN, sekaligus memperkuat daya saing perseroan di tengah kompetisi industri perbankan.

Ke depan, Bank Jatim menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai institusi untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih inovatif dan mendukung percepatan digitalisasi pelayanan publik di Jawa Timur.

 

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru