Insiden Musala Al Khoziny, 60 Orang Meninggal Dunia, Tiga Dalam Pencarian

infonews.id
Proses evakuasi di reruntuhan musola Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo (IN/PHOTO: BASARNAS SURABAYA)

SIDOARJO, INFONews.ID - Pada hari Senin (6/10) mulai pukul 00.00 WIB hingga 18.15 WIB, tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) telah menemukan 11 jenazah di bawah puing reruntuhan musala Al Khoziny, Buduran, Kabupten Sidoarjo, Jawa Timur.

 

Baca juga: Redam Gejolak Sekolah Swasta, Bupati Subandi Tunda Penerapan Bosda Berkeadilan

Temuan tersebut sekaligus menambah deretan korban meninggal dunia menjadi 60 orang. Atas penambahan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian, menjadi tiga orang. Jumlah ini adalah data perkiraan sementara berdasarkan daftar absensi yang dikeluarkan oleh pihak pondok pesantren.

 

Selain penemuan jasad dalam bentuk utuh, tim SAR gabungan juga telah mengevakuasi lima potongan anggota tubuh. Seluruh temuan itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk identifikasi.

Baca juga: Ketua Dekranasda, Arumi: Dekranasda Mitra Pengawal Wastra Budaya

 

Sementara itu, korban yang dirawat menjadi empat orang setelah diperbolehkan kembali ke rumah. Kemudian yang masih dirawat ada sebanyak 99 orang dan satu lainnya tidak memerlukan perawatan.

Baca juga: Danrem 084/BJ Secara Simbolis Serahkan Bibit Ikan Nila, Simbol Dukungan Progam Ketahanan Pangan

 

"Hingga siaran pers ini diturunkan, tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian di sektor A1 dan A2, yang mana di lokasi tersebut masih terdapat tumpukan beton yang runtuh menimpa bangunan lama. Proses pembersihan puing dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan gedung yang ada di sebelahnya," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru